Kementerian Kehutanan Perkuat Pembinaan Saka Wanabakti di NTT, KHDTK Mapoli Resmi Jadi Camping Ground Generasi Pelestari
- Mario Langun
Kupang, ViVa NTT–Kementerian Kehutanan terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Saka Wanabakti sebagai bagian dari upaya menyiapkan pelestari hutan masa depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Penguatan Pembinaan Saka Wanabakti Wilayah Nusa Tenggara Timur pada 20–21 Juli 2026 di Kupang, yang meliputi peresmian Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mapoli sebagai Camping Ground Saka Wanabakti dan Basecamp Genries, pelaksanaan Kemah Bakti Saka Wanabakti, Forum Konsolidasi Penguatan Saka Wanabakti, serta peninjauan KHDTK Oelsonbai sebagai wahana pendidikan lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian KHDTK Mapoli yang dirangkaikan dengan pembukaan Kemah Bakti Saka Wanabakti Wilayah Nusa Tenggara Timur.
Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan fungsi KHDTK sebagai ruang pembelajaran berbasis alam yang mendukung pendidikan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan kompetensi generasi muda di bidang kehutanan.
KHDTK Mapoli seluas 16,6 hektare yang telah ditetapkan sebagai kawasan hutan pendidikan dan pelatihan sejak tahun 2017 kini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran lapangan bagi anggota Saka Wanabakti.
Kawasan ini diharapkan menjadi laboratorium alam untuk mengenalkan praktik konservasi, rehabilitasi hutan, pengelolaan ekosistem, serta berbagai aktivitas pendidikan kehutanan yang aplikatif bagi generasi muda.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta mengikuti Kemah Bakti Saka Wanabakti Wilayah Nusa Tenggara Timur yang diisi dengan pembinaan karakter, penguatan kepemimpinan, peningkatan keterampilan kepramukaan bidang kehutanan, serta pembelajaran lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk menjadi generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian hutan sekaligus mampu menjadi penggerak aksi lingkungan di daerahnya masing-masing.
Pada hari yang sama juga diselenggarakan Forum Konsolidasi Penguatan Saka Wanabakti Wilayah Nusa Tenggara Timur yang dihadiri oleh unsur Pimpinan Saka Wanabakti Nasional, Balai P2SDM Wilayah VII Kupang, Balai Perhutanan Sosial Kupang, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT, BPKH Wilayah XIV Kupang, BPDAS Benain Noelmina, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi NTT, Kwartir Cabang Kota Kupang, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi penyelenggaraan Saka Wanabakti di Nusa Tenggara Timur, mengidentifikasi potensi dan kebutuhan pembinaan di masing-masing wilayah kerja, serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pembinaan generasi muda kehutanan.