Labuan Bajo Bersiap Gelar Festival Religi Golo Koe, Ini Rangkaian Acaranya Selama Enam Hari

Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2025
Sumber :
  • BPOLBF

Manggarai Barat, NTT ViVa–Selama enam hari ke depan, Labuan Bajo tak hanya akan ramai oleh wisatawan yang berburu senja di Bukit Cinta atau kapal phinisi menuju Pulau Komodo. Kota pariwisata di ujung barat Flores ini bersiap menjadi pusat perhatian nasional lewat Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026, yang berlangsung mulai 10 hingga 15 Agustus mendatang.

img_title Gempa Flores M7,7 Rusak 17 Fasilitas Pendidikan Depag di Manggarai

Festival ini bukan sekadar perayaan religi umat Katolik. Di baliknya, ada misi yang lebih besar: menyatukan spiritualitas, budaya lokal, dan ekonomi masyarakat dalam satu panggung yang sama.

Tahun ini, Festival Golo Koe kembali dipercaya masuk jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 versi Kementerian Pariwisata. Sebuah pengakuan yang menempatkan Labuan Bajo sejajar dengan destinasi event unggulan lain di Indonesia.

img_title Terbongkar! Modus Calo Trip Labuan Bajo Tipu Pengusaha Kanada hingga Rp244,2 Juta

Mengusung tema "Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan", festival ini memadukan prosesi keagamaan dengan pameran UMKM, pentas seni budaya Nusantara, edukasi ekologi, hingga pertunjukan seni tradisional Caci yang khas Manggarai.

Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andhy M.T. Marpaung, menyebut festival ini sebagai bukti bahwa pariwisata bisa tumbuh tanpa mengorbankan akar budaya dan lingkungan.

img_title 2 Oknum Wartawan di Labuan Bajo Ditahan Polisi, Ini Kasusnya

"Festival Golo Koe menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang makna perjalanan," ujarnya.

Ia menambahkan, festival ini turut memperkuat citra Flores sebagai destinasi yang tak hanya identik dengan Taman Nasional Komodo, tetapi juga kaya akan warisan budaya dan nilai spiritual.

Bukan Sebatas Ziarah, Tapi Juga Suntikan Ekonomi

Di balik nuansa religiusitasnya, festival ini diproyeksikan mendongkrak roda ekonomi lokal. Lonjakan kunjungan wisatawan selama enam hari penyelenggaraan diperkirakan berdampak langsung pada okupansi hotel, penjualan UMKM, sektor kuliner, ekonomi kreatif, hingga jasa transportasi masyarakat setempat.

BPOLBF menggandeng Keuskupan Labuan Bajo, Pemerintah Daerah, Kementerian Pariwisata, komunitas, dan pelaku usaha untuk memastikan festival ini naik kelas menjadi agenda tahunan berskala internasional.

Rangkaian Acara Selama Enam Hari

Berikut jadwal lengkap Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026:

10 Agustus: Pameran UMKM Ekonomi Kreatif dan Kuliner, serta Pentas Seni Budaya Nusantara

Halaman Selanjutnya
img_title