Misa Natal Gereja Vincentius Kediri Dihadiri Ribuan Umat
NTT VIVA - Umat Katolik memadati Gereja Paroki Santo Vincentius A Paulo, Kota Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti perayaan Misa Natal, Kamis (25/12/2025). Ribuan umat yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Kediri Raya.
Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib, aman, dan khidmat dengan pengamanan internal gereja serta dukungan aparat setempat.
Misa Natal Hari Kamis 25 Desember 2026 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dimulai pukul 07.00 WIB Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Paroki RD Kristoforus Krisna Setiawan, sementara homili disampaikan Diakon Mikael Peter Hermawan.
Dalam homilinya, Diakon Peter menekankan bahwa sukacita Natal sejati hanya dapat dialami oleh pribadi yang memiliki kerendahan hati. Ia merujuk pada kisah para gembala yang menjadi kelompok pertama menerima kabar kelahiran Yesus Kristus.
“Para gembala memperoleh warta keselamatan lebih dahulu karena kerendahan hati mereka. Mereka tidak sombong dan terbuka menerima sabda Tuhan,” ujarnya di hadapan umat.
Lebih lanjut, Diakon Peter menegaskan bahwa peristiwa kelahiran Yesus Kristus merupakan warta keselamatan yang berangkat dari kehidupan keluarga. Keluarga, menurutnya, menjadi ruang pertama dalam menanamkan nilai kasih, penghormatan terhadap martabat manusia, serta penghayatan iman.
Ia juga menyinggung keteladanan Bunda Maria yang dengan rendah hati menerima kehendak Allah, meskipun belum sepenuhnya memahami rencana keselamatan tersebut.
“Melalui kerendahan hati Maria, keselamatan Allah sungguh hadir bagi umat manusia,” katanya.
Diakon Peter mengajak umat untuk tidak berhenti pada perayaan liturgis semata, melainkan mewujudkan sukacita Natal dalam tindakan nyata melalui kasih kepada sesama. Ia mengingatkan bahwa kehadiran Yesus Kristus senantiasa menyertai manusia hingga akhir zaman.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Gereja Paroki Santo Vincentius A Paulo Kota Kediri, Effendhie Widian Asmoro kepada wartawan menjelaskan bahwa perayaan Natal tahun ini dikemas dalam konsep Trilogy Celebration.
“Rangkaian kegiatan meliputi Misa Malam Natal, Misa Natal 2025, serta penutupan Tahun Yubelium pada 4 Januari 2026. Sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ke-101 Gereja Paroki Santo Vincentius A Paulo,” jelas Effendhie.
Usai perayaan Misa Natal, umat diimbau untuk terus menghidupi nilai damai dan kasih Natal dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Kelahiran Yesus Kristus yang terjadi dalam sebuah keluarga dinilai menjadi teladan penting dalam membangun kehidupan yang rukun dan harmonis.