Nagekeo Pasang Target PAD Rp59 Miliar Tahun 2026

Launching optimalisasi pendapatan daerah Kabupaten Nagekeo tahun 2026
Sumber :
  • Sevrin Waja

Nagekeo , NTTVIVA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berupaya maksimal merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2026.

img_title Realisasi PAD Lampaui Target, Nagekeo Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Target PAD yang ditetapkan sebesar Rp59.288.373.000. Angka ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan di tengah pemangkasan dana transfer dari pusat.

Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Nagekeo, Hildegardis Muta Kasi, menjelaskan bahwa PAD merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung kemandirian fiskal daerah dan pembiayaan pembangunan berkelanjutan. Optimalisasi PAD menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

img_title Miris! Sekolah di Radius Ibukota Kabupaten Nagekeo ini Belum Dialiri Listrik

Untuk mengoptimalkan capaian target PAD, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi peningkatan pendapatan. Salah satunya dengan menetapkan tahun 2026 sebagai Tahun Peningkatan Pendapatan Daerah melalui penguatan peran dan fungsi perangkat daerah pengelola retribusi.

“Pemerintah juga siap mengembangkan pelayanan dan meningkatkan edukasi masyarakat guna mendorong kesadaran dalam membayar pajak dan retribusi daerah. Selain itu, kami akan mengintegrasikan data antar-SKPD dan instansi untuk mendukung pendataan objek pajak serta pemutakhiran basis data wajib pajak,” ujar Hildegardis saat launching Tahun Optimalisasi PAD di Aula VIP Kantor Bupati Nagekeo, Senin, 18 Januari 2026.

img_title Kontribusi PAD Minim, DPRD Nagekeo Desak Kaji Ulang MoU dengan PT Cheetham Salt Indonesia

Kegiatan launching Tahun Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut merupakan pencanangan sekaligus komitmen bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan pengelolaan serta optimalisasi PAD secara efektif, transparan, dan berkelanjutan sebagai agenda strategis daerah.

Hildegardis menjelaskan, pencanangan Tahun Optimalisasi PAD bertujuan meningkatkan kesadaran dan komitmen perangkat daerah dalam menggali sumber-sumber PAD, sekaligus mendorong sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait.

“Kegiatan ini juga menjadi upaya mengajak partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi daerah, guna mendukung peningkatan kemandirian fiskal serta pembangunan dan pelayanan publik,” paparnya.

Dalam kegiatan launching tersebut, Pemkab Nagekeo menyiapkan sedikitnya 15 strategi untuk mencapai target PAD, di antaranya peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BLUD, optimalisasi pendapatan transfer, serta optimalisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Sementara itu, Wakil Bupati Nagekeo, Gonsalo Gratianus Muga Sada, mengatakan bahwa optimalisasi PAD merupakan sebuah keharusan mengingat kebijakan pemangkasan alokasi dana transfer daerah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni sebesar Rp77 miliar pada 2025 dan Rp85 miliar pada tahun anggaran 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title