Aliran Dana Kasus Jefrin Haryanto Diduga Sampai ke Istri Bupati Manggarai, Edi Hardum: Stop Lindungi Penjahat!

Jefrin Haryanto
Sumber :
  • Facebook

Manggarai, VIVA NTT–Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, kian meluas. Safrianus Haryanto Djehaut alias Jefrin Haryanto, mantan Kepala Dinas DP3AKB, disebut baru mengembalikan 11 persen dari total dana yang diduga digelapkan. Lebih jauh, muncul informasi dugaan aliran dana ke istri Bupati Manggarai, Meldyanti Hagur.

img_title Kejari Sumba Timur Terima Pelimpahan Tersangka Tambang Emas Ilegal di TN Matalawa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai juga disebut mulai melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi DAK nonfisik senilai miliaran rupiah yang menyeret Jefrin saat ia memimpin DP3AKB Manggarai Timur.

Desakan Meldyanti Hagur Diperiksa, Kejati dan Kejagung Diminta Monitor

img_title Dugaan Korupsi DP2KBP3A Matim Seret Jefrin Haryanto Naik Penyidikan, Jaksa: Ada Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

Pengacara Edi Hardum merespons informasi yang merebak soal dugaan aliran dana korupsi Jefrin Haryanto ke Meldyanti Hagur, istri Bupati Manggarai Hery Nabit.

"Pertama, ini tindak pidana korupsi, bukan kelalaian biasa, bukan wanprestasi. Yang kedua, saya sudah mendapat informasi bahwa Meldi Hagur, istri Bupati, mau melindungi Jefrin. Karena informasinya uang hasil korupsi diduga diberikan kepada Hery Nabit agar ia bisa jadi kepala dinas. Kalau melindungi, berarti benar uang itu sampai ke dia," ujar Edi Hardum, Kamis malam, 21 Mei 2026.

img_title Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi di DP2KBP3A Matim, Jefrin Haryanto Bungkam di Hadapan Media

Doktor Ilmu Hukum Pidana tersebut menegaskan kasus korupsi DAK Manggarai Timur ini berpotensi menyeret pihak lain yang turut menikmati aliran dana.

"Istri Bupati Manggarai stop lindungi penjahat," tegas Hardum.

Ia juga mendesak agar Meldyanti Hagur segera diperiksa dan meminta Kejaksaan Tinggi serta Kejaksaan Agung memonitor penanganan perkara di Kejari Ruteng agar tidak ada yang masuk angin.

"Istri Bupati harus diperiksa. Untuk Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung, tolong monitor Kejari Ruteng. Seperti selalu ada oknum yang diduga disogok termasuk dalam kasus bawang itu," ungkapnya.

Jefrin Haryanto Baru Kembalikan 11 Persen Dana Dugaan Korupsi

Berdasarkan informasi dari sumber internal Kejaksaan Negeri Ruteng yang diterima Edi Hardum, dari miliaran rupiah yang diduga digelapkan, Jefrin baru mengembalikan 11 persen.

"Jefrin baru kembalikan 11 persen. Dia dapat duit itu sekitar Rp5 M. Ini A1 dari Kejaksaan Negeri Ruteng," katanya.

Jefrin diduga dilindungi oleh lingkaran oligarki yang berpengalaman memainkan perkara hukum. Pengawasan publik dinilai krusial agar proses hukum berjalan tanpa intervensi.

Halaman Selanjutnya
img_title