Rektor INF Lepas 21 Mahasiswa KKN Tematik, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi di Desa
- Sevrin Waja
Nagekeo , NTTVIVA- Sebanyak 21 mahasiswa Institut Nasional Flores (INF) di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) diberangkatkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gerakan NTT Tuntas Kemiskinan yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah XV.
Ke-21 mahasiswa tersebut merupakan angkatan ketiga semester enam yang terdiri dari 3 mahasiswa Program Studi Pertanian, 17 mahasiswa Program Studi Peternakan, dan 1 mahasiswa Program Studi Perikanan. Mereka akan menjalani KKN selama dua bulan di 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur.
Oleh pihak LLDIKTI Wilayah XV, Desa-desa tersebut dipilih karena masuk dalam kategori desa dengan tingkat kemiskinan dan stunting yang masih tinggi. Lokasi penempatan meliputi Desa Compang Teber, Compang Loni, dan Kajuwangi di Kecamatan Rana Mese; Desa Golo Lebo, Haju Ngendong, dan Sisir di Kecamatan Elar; serta Desa Lempeng Taji, Gising, Panwaru, dan Benteng Pau di Kecamatan Elar Selatan.
KKN Wujud Implementasi Tri Dharma
Institut Nasional Flores (INF) berada di bawah naungan Yayasan Flores Mentari. Dalam pelepasan mahasiswa KKN Tematik tersebut, Ketua Yayasan Flores Mentari, Benisius Pao, turut memberikan pembekalan dan motivasi kepada para peserta sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian.
Beni menyampaikan apresiasi kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XV yang telah memfasilitasi mahasiswa INF mengikuti KKN Tematik tersebut. Menurutnya, KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat.
"KKN tematik kali ini merupakan aplikasi ilmu yang kalian peroleh selama tiga tahun. Mudah-mudahan dapat ditindaklanjuti di tengah masyarakat," ujar Beni dalam acara pelepasan mahasiswa KKN di Kampus INF, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Rabu 8 Juli 2026.
Benisius juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik kampus selama menjalankan pengabdian. "Bawalah hal-hal baik dan dari sana bawalah hal yang baik pula. Jaga diri dan bawa nama baik kampus," pesannya.
Rektor Dorong Kolaborasi dan Inovasi
Selain mendapat pembekalan dari yayasan, mahasiswa juga memperoleh arahan dari pimpinan kampus mengenai tujuan dan tanggung jawab selama mengikuti KKN Tematik.