Melihat Indonesia Gelap dari Timor Leste, Julie Laiskodat Minta Negara Hadir di Perbatasan

Anggota DPR RI Julie Laiskodat
Sumber :
  • Sevrin Waja

Nagekeo , NTTVIVA- Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) I, Julie Sutrisno Laiskodat, menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan harus menjadi momentum untuk memperkuat implementasi kebijakan di wilayah kepulauan dan perbatasan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pelayanan dasar.

img_title Dinas ESDM NTT: Lokasi Galian Material Proyek Jalan Rp14,5 Miliar di Matim Tak Berizin

Pernyataan tersebut disampaikan Julie dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) RUU Daerah Kepulauan bersama Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, serta Direktorat Jenderal Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Menurut Julie, Indonesia sesungguhnya telah memiliki berbagai regulasi yang mengatur pembangunan di berbagai sektor. Namun, persoalan utama saat ini bukan lagi pada ketersediaan aturan, melainkan bagaimana implementasi kebijakan tersebut dapat berjalan secara efektif.

img_title NTT Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Warga Diberi Waktu Dua Bulan

“Kita sudah memiliki banyak undang-undang yang mengatur berbagai sektor, mulai dari kelautan hingga bidang-bidang lainnya. Persoalannya adalah bagaimana implementasi di lapangan dapat berjalan secara efektif,” kata Julie dalam rapat itu.

Dalam rapat tersebut, Julie juga membagikan pengalamannya saat berada di Timor Leste. Dari kawasan pesisir negara itu, ia melihat wilayah Timor Leste tampak terang pada malam hari, sedangkan wilayah Indonesia yang berada tepat di seberangnya justru gelap.

img_title Pegiat Literasi Kupang Dukung Pergub Jam Belajar, Ungkap Kunjungan ke Toko Buku Anjlok 70 Persen

“Saya sempat bertanya, ‘Pulau apakah itu?’ Ternyata wilayah tersebut adalah Indonesia, tepatnya daerah pemilihan saya sendiri. Saat itu saya merasa sangat terpukul. Bagaimana mungkin wilayah di negara tetangga terlihat lebih terang, sementara wilayah Indonesia yang berada tepat di hadapannya justru gelap?” ujarnya.

Pengalaman itu kemudian mendorong Julie menemui langsung General Manager PLN Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, persoalan kelistrikan di kawasan perbatasan bukan hanya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menyangkut citra Indonesia di mata negara tetangga.

“Saya sampaikan bahwa persoalan ini bukan semata-mata menyangkut daerah pemilihan saya atau Kabupaten Alor, melainkan menyangkut citra Indonesia di mata dunia. Wilayah perbatasan merupakan wajah terdepan Indonesia yang pertama kali dilihat oleh negara tetangga,” katanya.

Julie mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai menangani persoalan tersebut pada tahun ini. Meski demikian, ia mengingatkan masih banyak wilayah kepulauan yang belum menikmati akses dan pelayanan dasar secara memadai.

Halaman Selanjutnya
img_title