Polisi Ungkap Kelalaian di Balik Tewasnya Suami-Istri Asal China Snorkeling di Pulau Kelor

Detik-detik tim SAR temukan 2 WNA China tewas tenggelam saat snorkeling di Pulau Kelor
Sumber :
  • Tangkapan layar video

Manggarai Barat, ViVa NTT— Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat menemukan sejumlah indikasi kelalaian prosedur keselamatan wisata bahari di balik  tewasnya sepasang suami istri warga negara China yang tenggelam saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7/2026) siang. Kedua korban diidentifikasi sebagai Guo Xingyou (30) dan suaminya, Sha Gingyang (29).

img_title Polisi Kejar Itok Aman, Pemandu Wisatawan di Labuan Bajo Diduga Tipu 3 Turis Italia, Kerugian Rp79,8 Juta

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menyatakan penyelidikan awal mengarah pada minimnya pengawasan dan absennya perlengkapan keselamatan standar saat kedua korban berada di dalam air.

“Saat peristiwa terjadi, kedua korban tidak didampingi oleh pemandu wisata profesional berlisensi. Mereka hanya menerima pengarahan dari seorang siswa SMK yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan. Selain itu, kedua korban juga luput dari pengawasan saat berada di dalam air,” ujar Christian.

img_title Korban Tolak Damai, Polres Matim Lanjutkan Penyelidikan Kasus Pengeroyokan di Rana Mese Congkar

Detik-detik tim SAR temukan 2 WNA China tewas tenggelam saat snorkeling di Pulau Kelor

Photo :
  • Tangkapan layar video

Kronologi Kejadian

img_title Terlapor Kasus Dugaan Pengeroyokan di Desa Rana Mese, Manggarai Timur, Minta Berdamai, Korban Menolak

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula saat kapal open deck KM Rinca Story (GT 19) milik Agus Prawijaya bertolak dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo sekitar pukul 10.00 WITA, membawa sejumlah wisatawan domestik dan mancanegara menuju Pulau Kelor untuk trekking dan snorkeling.

Setibanya di lokasi, rombongan wisatawan hanya menerima pengarahan dari seorang siswa PKL asal SMKN 1 Labuan Bajo, bukan pemandu berlisensi. Usai trekking, Guo Xingyou dan Sha Gingyang memutuskan snorkeling. Kru kapal membekali keduanya dengan masker selam dan kaki katak, namun tanpa jaket keselamatan (life jacket). Tidak ada kru maupun siswa PKL yang mengawasi langsung saat keduanya berada di air.

Sekitar pukul 12.00 WITA, Guo Xingyou ditemukan mengapung tak sadarkan diri oleh wisatawan lain. Upaya resusitasi jantung paru (CPR) di tepi pantai tidak mampu menyelamatkan nyawanya. Tak lama berselang, suaminya, Sha Gingyang, yang sebelumnya berenang bersama korban pertama, dilaporkan hilang dari permukaan air.

Laporan darurat diterima Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat pukul 13.00 WITA. Tim SAR gabungan berkekuatan 29 personel, terdiri dari Sat Polairud Polres Mabar, KP Bima Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, Lanal Labuan Bajo (TNI AL), dan Syahbandar Labuan Bajo. Tim tiba di lokasi pukul 14.00 WITA.

Halaman Selanjutnya
img_title