71 Siswa SMK dari Seluruh NTT Pilih Magang di Injeksi Laptop Kupang, Ariel: Banyak Ilmu dan Rasa Kekeluargaan

Salah satu peserta magang, Klemensianus Riali Dani atau yang akrab disapa Ariel, siswa kelas XII SMK Negeri 1 Borong, Kabupaten Manggarai Timur
Sumber :
  • Mario Langun

Kupang, NTT ViVa– Program magang di Injeksi Laptop Kupang terus menjadi pilihan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai penjuru Nusa Tenggara Timur (NTT). Tahun ini, sebanyak 71 siswa dari berbagai kabupaten mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di perusahaan yang dikenal sebagai "pasar laptop murah" dengan slogan "Laptop Bos, Harga Kos".

img_title Literasi dan Rumah Peradaban Menuju Indonesia Emas

Program yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober itu diikuti siswa dari berbagai jurusan, mulai dari Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Audio Video, Administrasi Perkantoran, hingga Akuntansi. Selain dibekali keterampilan sesuai kebutuhan industri, para peserta juga ditempa melalui budaya kerja yang mengedepankan disiplin, kebersamaan, dan semangat belajar.

Salah satu peserta magang, Klemensianus Riali Dani atau yang akrab disapa Ariel, siswa kelas XII SMK Negeri 1 Borong, Kabupaten Manggarai Timur, mengaku awalnya berencana menjalani magang di Bajawa. Namun, cerita para senior yang pernah belajar di Injeksi Laptop Kupang atau Injeksi Creative Center mengubah keputusannya.

img_title Dubes Australia Tinjau Pusdalops NTT, Soroti Ketangguhan Warga Pascabencana Seroja dan Lewotobi

"Waktu itu sebenarnya saya mau magang di Bajawa. Tetapi kakak-kakak menyarankan saya ke Kupang saja, di Injeksi. Mereka bilang di sini bukan hanya mendapat materi, tetapi juga langsung praktik. Dari cerita mereka itu akhirnya saya memilih datang ke Injeksi," ujar Ariel.

Keputusan tersebut, kata Ariel, menjadi salah satu pengalaman terbaik selama menempuh pendidikan di bangku SMK. Selama hampir tiga bulan magang, ia tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga terlibat langsung menangani berbagai pekerjaan teknis.

img_title Universitas Jember Buka Peluang Kerja Sama Kelembagaan dengan Nagekeo

"Selama magang saya sudah belajar instal ulang laptop, mengganti keyboard, mengganti LCD, memasang SSD, sampai memperbaiki laptop yang mati total. Semua itu menjadi ilmu baru yang sangat bermanfaat bagi saya," katanya.

Bagi remaja berusia 17 tahun asal Waelengga, Manggarai Timur itu, pengalaman di Injeksi tidak hanya memperkaya kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter melalui suasana kerja yang penuh kekeluargaan.

Menurutnya, seluruh karyawan memperlakukan peserta magang dengan baik tanpa membedakan status. Bahkan, Direktur Utama Injeksi Creative Center, Jeksi Siokain, disebut selalu merangkul para peserta magang layaknya keluarga sendiri.

Halaman Selanjutnya
img_title