Pastor Robert Pelita Manggarai Barat Bersaing Jadi Pahlawan Pangan Indonesia, Yuk Vote Sekarang!

RD. Robertus Pelita
Sumber :
  • Ist

Manggarai Barat, NTT ViVa— Nama Romo Robertus Pelita, pastor asal Desa Waning, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, masuk dalam daftar 11 nominasi penghargaan Satya Pangan Loka pada ajang Svarna Bhumi Awards 2026.

img_title BGN Bergerak Bantu Korban Gempa Manggarai, SPPG Salurkan Pangan hingga ke Posko Pengungsian

Penghargaan ini diinisiasi oleh Pupuk Indonesia bersama BenihBaik.com dan Kick Andy Metro TV untuk memilih “Pahlawan Pangan Pilihan Publik”, sosok-sosok yang berdedikasi menjaga ketahanan pangan Indonesia dari berbagai pelosok negeri.

Romo Robertus, 57 tahun, dikenal sebagai penggerak pertanian organik di wilayah Keuskupan Ruteng. Lulusan S1 Filsafat ini telah menaruh perhatian pada isu pembangunan berkelanjutan sejak masa kuliah, dan sejak 2019 dipercaya menjadi Ketua Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Ruteng.

img_title Kepemimpinan Dominggus Biu Dore Antarkan Desa Aeramo Raih Jamsostek Award Tingkat Provinsi

Padukan Tiga Metode Organik

Di bawah kepemimpinannya, PSE Keuskupan Ruteng mendorong transformasi pertanian organik dengan memadukan tiga metode: JADAM, Eco Enzyme, dan Biosaka. Pendekatan berbasis bahan-bahan lokal ini terbukti menekan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen, mulai dari padi, cengkeh, kopi, hingga sacha inchi.

img_title Nagekeo Sabet Dua Penghargaan Jamsostek Award Tingkat Provinsi

Alih-alih hanya menggelar sosialisasi, Romo Robertus memilih pendampingan lewat praktik langsung dan testimoni petani, sehingga masyarakat lebih mudah menerima perubahan. Hasilnya, dua kelompok tani organik terbentuk di Paroki Waning dengan sekitar 50 petani aktif yang kini lebih mandiri dari pupuk dan pestisida kimia, sekaligus turut memulihkan kesuburan tanah.

Jadi Rujukan Nasional

Keberhasilan program di Manggarai Barat ini menarik perhatian hingga tingkat nasional. Pengalaman Romo Robertus dalam menerapkan metode JADAM, Eco Enzyme, dan Biosaka bahkan telah menjadi rujukan dalam forum Kementerian Pertanian RI. Ia berkomitmen mengembangkan lahan paroki sebagai kebun percontohan agar makin banyak masyarakat bisa belajar langsung soal pertanian organik.

Cara Vote

Penerima penghargaan Satya Pangan Loka ditentukan berdasarkan perolehan suara terbanyak dari publik melalui kanal digital Metro TV dan Pupuk Indonesia. Masyarakat, khususnya warga Manggarai Barat dan NTT, dapat memberikan dukungan dengan memilih nama Romo Robertus Pelita pada laman resmi Svarna Bhumi Awards 2026.

Periode pemilihan publik berakhir pada 17 Agustus 2026. Setiap suara yang diberikan menjadi bentuk apresiasi nyata kepada sosok-sosok yang selama ini berjuang memperkuat ketahanan pangan dari pelosok negeri, termasuk dari Flores.