Nagekeo Sabet Dua Penghargaan Jamsostek Award Tingkat Provinsi
- Sevrin Waja
Kupang, NTTVIVA-Pemerintah Kabupaten Nagekeo, meraih dua penghargaan dalam Jamsostek Award Tahun 2025 tingkat Provinsi NTT yang digelar BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi NTT di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, Kamis (14/8/2026).
Kabupaten Nagekeo meraih terbaik II Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, sementara Desa Aeramo meraih Terbaik III Kategori Pemerintah Desa/Kelurahan tingkat Provinsi NTT.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nagekeo Petrus Aurelius Asan serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ende.
Penganugerahan dibuka oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan dihadiri Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, unsur Forkopimda Provinsi NTT, Ketua DPRD NTT, para bupati/wakil bupati se-NTT, pimpinan OPD Pemerintah Provinsi NTT, Bank Indonesia Kupang, akademisi dan para penerima penghargaan
Komitmen Lindungi Pekerja Rentn
Kepala BPJS Cabang Ende-Mautapaga Lucky Agustin menjelaskan, Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah maupun pihak-pihak yang dinilai memiliki komitmen dan kontribusi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja.
"Kabupaten Nagekeo dinilai layak memperoleh Terbaik II Jamsostek Award 2025 tingkat Provinsi NTT terutama karena adanya komitmen pemerintah daerah yang cukup kuat dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja sektor informal" jelas Lucky saat dikonfirmasi per telepon, Jumat (12/08/2026.
Komitmen tersebut tidak hanya dalam bentuk imbauan atau regulasi, tetapi sudah diwujudkan melalui intervensi pembiayaan dari pemerintah daerah, termasuk dukungan melalui APBD dan Dana Desa.
Sebelumnya, Pemkab Nagekeo juga telah menandatangani MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan pada 2023 dan meningkatkan jumlah pekerja yang dilindungi dari lebih dari 6.000 orang menjadi 9.435 pekerja pada 2024.
"Jadi, yang menjadi kekuatan Nagekeo adalah komitmen, konsistensi, dan keberpihakan terhadap perlindungan pekerja rentan, bukan hanya capaian jumlah peserta" jelas Lucky.
Dikatakannya, salah satu indikator yang paling menonjol adalah cakupan kepesertaan yang relatif tinggi dibandingkan banyak kabupaten/kota di NTT, sekaligus adanya intervensi pemerintah terhadap pekerja rentan.
Data sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan 2025 menunjukkan bahwa Nagekeo memiliki potensi tenaga kerja sekitar 44.409 orang, dengan 27.543 orang telah menjadi peserta, atau sekitar 62% coverage. Angka tersebut menempatkan Nagekeo di posisi yang cukup tinggi dibandingkan banyak kabupaten/kota lain dalam data tersebut.