Kepemimpinan Dominggus Biu Dore Antarkan Desa Aeramo Raih Jamsostek Award Tingkat Provinsi
- sevrin waja
Nagekeo, NTTVIVA- Komitmen Pemerintah Desa Aeramo, Kabupaten Nagekeo, dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat pekerja mengantarkan desa tersebut meraih Terbaik III Jamsostek Award 2025 kategori Pemerintah Desa/Kelurahan tingkat Provinsi NTT.
Di bawah kepemimpinan Dominggus Biu Doee, Desa Aeramo dinilai tidak hanya mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga membangun ekosistem perlindungan pekerja melalui pendataan, sosialisasi, fasilitasi kepesertaan hingga dukungan pembiayaan bagi pekerja rentan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pemerintah desa dapat mengambil peran langsung dalam memastikan masyarakat pekerja memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya.
Bukan Sekadar Jumlah Peserta
Keberhasilan Desa Aeramo meraih penghargaan bukan semata-mata karena jumlah kepesertaan. Salah satu kekuatannya terletak pada dukungan nyata pemerintah desa dalam mendorong pekerja, khususnya pekerja rentan dan sektor informal, untuk memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS ketenagakerjaan Canang Ende Lucky Agustin menjelaskan, Desa Aeramo meraih penghargaan Jamsostek Award lantaran memenuhi beberapa variabel diantaranya kepesertaan di Desa Aeramo berjalan melalui dua pola.
Pertama, pekerja yang mendaftarkan diri dan membayar iuran secara mandiri. Kelompok ini terutama berasal dari pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU). Kedua, pekerja rentan yang memperoleh intervensi pembiayaan dari pemerintah desa.
"Melalui pola ini, pekerja yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi tetap dapat memperoleh perlindungan meskipun tidak mampu membayar iuran secara mandiri" ujar Lucky usai mendampingi Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus menerima penghargaan tersebut, Jumat 12 Agustus 2026.
Pemkab Nagekeo meraih dua penghargaan Jamsostek Award Tingkat Provinsi NTT
- Sevrin Waja
Dengan demikian, perlindungan pekerja di Aeramo tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga mendapat dukungan pemerintah desa bagi kelompok yang membutuhkan.
Di bawah kepemimpinan Biu Dore, cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjangkau Petani hingga Pekerja Harian
Kelompok yang menjadi perhatian antara lain petani, nelayan, pedagang dan pelaku usaha kecil, pelaku UMKM, tukang, pekerja harian, pekerja jasa serta pekerja mandiri lainnya.
"Kelompok pekerja dengan penghasilan tidak tetap menjadi perhatian karena relatif rentan kehilangan pendapatan ketika mengalami kecelakaan kerja atau risiko sosial lainnya" jelas Lucky.