Terbongkar! Modus Calo Trip Labuan Bajo Tipu Pengusaha Kanada hingga Rp244,2 Juta

Ilustrasi penangkapan penjahat
Sumber :
  • Ist

Manggarai Barat, NTT ViVaModus penipuan agen perjalanan kembali mencoreng pariwisata Labuan Bajo. Seorang agen wisata tidak resmi atau calo trip berinisial SO (33) diduga mengelabui seorang pengusaha pariwisata asal Kanada hingga mengalami kerugian Rp244,2 juta.

img_title Kasus Penganiayaan Relawan Karitas di Karot Manggarai Naik ke Penyidikan, Ini Identitas Terduga Pelaku

Pelaku bukan sekadar membawa kabur uang korban. Aksinya juga membuat 22 wisatawan mancanegara asal Tiongkok terlantar, setelah tiba di Labuan Bajo karena kapal phinisi yang dijanjikan untuk membawa mereka berwisata ternyata tidak pernah disewa.

SO, warga asal Bekasi, Jawa Barat, yang berdomisili di Kompleks MTS Labuan Bajo, kini telah ditahan oleh Satreskrim Polres Manggarai Barat.

img_title Relawan Dipepet Motor lalu Dikeroyok di Ruteng Usai Antar Bantuan Gempa Flores, Tersangka Segera Ditetapkan!

Korban berinisial LN (56), warga negara Kanada sekaligus pemegang izin usaha agensi LeBali International Tour yang berdomisili di Bali.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, melalui Kasat Reskrim AKP Lufthi Darmawan Aditya mengatakan SO telah mengakui perbuatannya.

img_title SPPG Manggarai Salurkan Makanan Siap Saji dan Trauma Healing bagi Korban Gempa di Dusun Lemarang

“Dalam pemeriksaan, tersangka SO telah mengakui seluruh perbuatannya secara kooperatif. Seluruh uang milik korban telah habis digunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi,” kata Lufthi dalam keterangannya di Mako Polres Manggarai Barat, Rabu (12/8/2026) malam.

Akibatnya, uang yang seharusnya digunakan untuk membayar operasional perjalanan dan sewa kapal tidak pernah sampai kepada pihak pengelola kapal.

Modus Dimulai dari Grup WhatsApp

Kasus ini bermula pada pertengahan Juli 2026 ketika LN mencari kapal phinisi untuk melayani rombongan wisatawan yang dijadwalkan berlayar di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) pada 8-10 Agustus 2026.

Peluang tersebut dimanfaatkan SO. Pelaku yang mengoperasikan agensi wisata bernama Danke Adventure merespons unggahan korban di grup WhatsApp publik Labuan Bajo Agen To Agen.

Dari komunikasi tersebut, SO menawarkan kapal KM Seven Angel dan meyakinkan korban bahwa armada tersebut tersedia sesuai jadwal perjalanan.

Untuk membuat tawarannya terlihat profesional, SO juga mengirimkan rincian tagihan atau invoice kepada korban.

Dalam dokumen tersebut tercantum komponen PPN 11 persen, sehingga transaksi yang dilakukan pelaku terlihat seperti layanan perjalanan resmi dan meyakinkan.

“Terbujuk oleh profesionalisme semu tersebut, korban kemudian melakukan pembayaran secara bertahap sebanyak tiga kali,” jelas Lufthi.

Halaman Selanjutnya
img_title