Korban Gempa Meninggal Dunia, Keluarga Kecewa Pejabat Pemkab Nagekeo Tak Kunjung Datang

Suasana di rumah duka korban gempa Nagekeo
Sumber :
  • Sevrin Waja

Nagekeo, NTTVIVA- Keluarga almarhumah Matrona Wona, warga Nagenai, Kelurahan Natanage Timur, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengaku kecewa karena hingga saat ini belum ada kunjungan dari pejabat Pemerintah Kabupaten Nagekeo ke rumah duka.

img_title Yohanes Siga: Integritas CPNS Harus Bermuara pada Pelayanan

Matrona Wona, perempuan berusia 71 tahun, meninggal dunia setelah terjatuh dari tempat tidur saat gempa dahsyat mengguncang wilayah Nagekeo pada Sabtu 15 Agustus 2026.

Informasi tersebut disampaikan Aty Wedo yang mewakili keluarga korban. Menurut Aty, almarhumah tinggal di RT 08/RW 03, Nagenai, Kelurahan Natanage Timur, Kecamatan Boawae.

img_title Himpaudi NTT Kunjungi Guru PAUD Korban Gempa Manggarai Timur, Kondisi Dilaporkan ke Pusat

Ia mengatakan, hingga hari ini belum ada pejabat Pemerintah Kabupaten Nagekeo yang datang mengunjungi keluarga korban. Tidak hanya kunjungan, keluarga juga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah.

“Belum ada kunjungan pejabat Pemkab Nagekeo. Keluarga juga belum ada bantuan apa pun,” ujar Aty kepada NTTVIVA, Senin 17 Agustus 2026.

img_title Gubernur NTT Minta Korban Gempa Didata Akurat: Jangan Ada yang Terlewatkan, Dosa Kita

Menurut dia, bantuan yang baru diterima keluarga sejauh ini berupa sembako dan santunan dari PDI Perjuangan. Sementara bantuan dari pemerintah daerah belum diterima hingga almarhumah akan dimakamkan. “Baru sembako dan santunan dari PDI-P, sementara dari pemerintah sampai hari ini belum ada,” katanya.

Almarhumah Matrona Wona rencananya akan dikebumikan pada Senin (17/8/2026). Keluarga kini mempersiapkan prosesi pemakaman di tengah suasana duka dan kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

Bagi keluarga, kehadiran pemerintah di rumah duka bukan semata-mata soal bantuan. Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk empati dan perhatian kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam bencana.

Keluarga berharap pemerintah daerah segera hadir dan memberikan perhatian kepada keluarga korban, termasuk memastikan kebutuhan mereka setelah kehilangan salah satu anggota keluarga akibat bencana.

Gempa yang mengguncang Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) membuat warga panik. Guncangan kuat menyebabkan sejumlah warga berhamburan keluar rumah dan memilih bertahan di tempat terbuka karena takut terhadap gempa susulan.

Di tengah situasi tersebut, keluarga Matrona Wona harus menghadapi kehilangan anggota keluarga. Mereka berharap duka yang dialami mendapat perhatian dari pemerintah dan seluruh pihak.

Hingga berita ini ditulis, keluarga masih menanti kehadiran pejabat Pemerintah Kabupaten Nagekeo di rumah duka almarhumah Matrona Wona.