Pengungsi Gempa Nagekeo di Tenda Darurat Terima Bantuan Kita Bisa
- Sevrin Waja
Nagekeo NTTVIVA- Ratusan pengungsi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 SR di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, yang masih bertahan di tenda-tenda darurat mendapat bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan tersebut disalurkan Kita Bisa bekerja sama dengan Yayasan Ratu Pencinta Damai. Sejumlah kebutuhan mendesak yang dibagikan antara lain beras, kasur, air mineral, mi instan, popok bayi, susu, ember, dan telur.
Bantuan terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan serta perlengkapan dasar para penyintas yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Penyaluran bantuan diawali dari informasi mengenai kondisi penyintas yang dihimpun Yayasan Ratu Pencinta Damai dari lapangan. Keluhan dan kebutuhan warga di tenda-tenda darurat kemudian didata dan menjadi dasar dalam menyusun kebutuhan bantuan.
Data tersebut juga diperkuat informasi dari sejumlah influencer melalui media sosial yang ikut memantau kondisi warga terdampak gempa.
NGO Koordinator Kita Bisa Region NTT, Bernadeta, mengatakan data lapangan menjadi salah satu dasar bagi pihaknya dalam memproses dukungan yang dihimpun melalui platform Kita Bisa.
"Setelah donasi terkumpul, Yayasan Ratu Pencinta Damai mengajukan semacam perencanaan anggaran agar dana bisa keluar, termasuk data-data dukung yang real time dari lapangan," ujar Bernadeta saat menyalurkan bantuan kepada pengungsi di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Selasa, 18 Agustus 2026.
Kitabisa merupakan perusahaan teknologi sosial (social enterprise) dan situs web asal Indonesia yang menyediakan layanan penggalangan dana (crowdfunding) dan donasi secara online.
Menurut Bernadeta, setiap pengajuan bantuan perlu disertai perencanaan serta data pendukung agar bantuan yang terkumpul dapat disalurkan sesuai kebutuhan warga.
"Begitu mendapat informasi, sudah dikirim oleh campaign dan sudah dilakukan oleh Kita Bisa,, dana bisa langsung cair dan urusan belanja logistik dilakukan oleh Yayasan Ratu Pencinta Damai untuk kemudian disalurkan kepada penerima" katanya.
Pendataan Jadi Dasar Penyaluran
Proses pendataan dilakukan Yayasan Ratu Pencinta Damai dengan menerima laporan langsung dari penyintas, terutama mereka yang masih tinggal di tenda-tenda darurat.
Informasi juga diperoleh dari media sosial dari para Influencer salah satunya dari Sekdes Aeramo, Ronaldus Rabu yang juga seorang pegiat media sosial di mana pasca gempa melanda aktif memosting kondisi real para korban dari lapangan.