Fastpay Salurkan Bantuan Logistik ke 67 Titik Pengungsian Pascagempa Flores

Riet Ekaputri Lamuri, Area Manager Fastpay Nagekeo, bersama rombongan menyalurkan bantuan logistik bagi penyintas gempa Flores
Sumber :
  • Sevrin Waja

Nagekeo, NTTVIVA- Fastpay bergerak bersama tim dan jaringan lokal untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur.

img_title Tim Baccala Labuan Bajo Salurkan Bantuan Gempa ke Warga Dewuk, Manggarai Timur

Nagekeo, 18 Agustus 2026 — Fastpay menyalurkan bantuan konsumsi dan logistik kepada masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Sebagai bagian dari respons terhadap kondisi masyarakat di wilayah terdampak, Fastpay melalui tim dan jaringan lokalnya bergerak menyalurkan kebutuhan konsumsi dan logistik bagi warga yang berada di lokasi pengungsian. Berdasarkan data internal Fastpay, bantuan telah didistribusikan ke 67 titik pengungsian di wilayah terdampak.

img_title Pemkab Nagekeo Apresiasi Bank Syariah Nasional, Harap Dukungan Tahap Pemulihan

Fastpay telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat melalui jaringan agen yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur. Ketika bencana terjadi, kedekatan tersebut mendorong tim Fastpay di lapangan untuk ikut bergerak, melihat kebutuhan warga secara langsung, dan membantu menyalurkan bantuan yang dapat segera dimanfaatkan di lokasi pengungsian.

Adigdha Kholif Pradana, Direktur Bisnis Retail PT Bimasakti Multi Sinergi, mengatakan bahwa di tengah situasi darurat, perhatian utama Fastpay adalah memastikan kehadiran perusahaan dapat diwujudkan melalui tindakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

img_title Ronald Rabu Jembatani Bantuan, BSN Hadir untuk Penyintas Gempa Nagekeo

“Kami turut prihatin atas bencana gempa yang terjadi di Flores. Di tengah situasi seperti ini, yang paling penting bukan seberapa besar kita berbicara tentang kepedulian, tetapi apa yang bisa kita lakukan bersama untuk membantu. Kami berharap bantuan konsumsi dan logistik ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga selama berada di pengungsian,” ujar Adigdha.

Menurut Adigdha, hubungan Fastpay dengan masyarakat tidak berhenti pada layanan transaksi dan aktivitas usaha. Di berbagai daerah, para Juragan Fastpay menjalankan usahanya di tengah masyarakat, mengenal pelanggan dan lingkungan tempat mereka tinggal, serta menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari komunitas tersebut.

“Kami tumbuh melalui kepercayaan para Juragan dan masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, ketika ada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit, kami ingin hadir sebagai bagian dari lingkungan yang saling menjaga dan membantu,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya
img_title