IWAPI Dorong Kebangkitan Ekonomi Pasca Gempa

Ketua IWAPI Nagekeo, Ade Umrana Rachmawaty menyampaikan sambutannya dalam kegiatan IWAPI Peduli Kasih
Sumber :
  • Sevrin Waja

Ince mengaku prihatin melihat kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Baginya, kehadiran di tengah masyarakat merupakan bentuk solidaritas sekaligus kesempatan untuk berbagi dengan mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

img_title Zona Merah Kemarau: Seluruh NTT Berstatus Awas, Hujan Belum Juga Datang

“Hari ini kami ada di Nagekeo kami ingin menyampaikan duka yang dalam, ketika kami memasuki hampir setiap rumah retak, pusat gempa justeru ada di Nagekeo,” katanya.

Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Golkar tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Nagekeo karena telah memberikan kesempatan bagi rombongan untuk berbagi.

img_title KSP Budi Artha Mandiri Salurkan Bantuan Tunai Rp.200 Juta bagi Korban Gempa Flores

“Kami menyampaikan terimakasih diberi kesempatan untuk bisa berbagi kasih,” ujarnya.

Rombongan pengurus IWAPI NTT serta atlet Kriket NTT disambut tarian dalam rangka menghadiri kegiatan IWAPI Peduli Kasih

Photo :
  • Sevrin Waja

img_title Gubernur NTT Datang ke NTB Beri Piagam Penghargaan untuk 261 Relawan Bantu Korban Gempa Flores

Menguatkan Kepedulian, Menata Kembali Kehidupan

IWAPI merupakan organisasi independen yang berdiri pada 10 Februari 1975. Organisasi ini didirikan oleh Prof. Dr. Hj. Kemala Motik Abdul Gafur dan Dr. Hj. Dewi Motik. 

IWAPI berfokus pada peningkatan kapasitas perempuan pengusaha, perluasan akses pembiayaan, penguatan jejaring bisnis, serta pengembangan UMKM yang digerakkan perempuan.

Di Nagekeo, perhatian terhadap perempuan pelaku UMKM menjadi penting dalam upaya pemulihan pascagempa terutama bagi perempuan pelaku UMKM terdampak.

Selain bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, keberlanjutan usaha juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar perempuan dapat kembali menopang ekonomi keluarga.

Ketua IWAPI Nagekeo, Ade Umrana Rachmawaty, mengajak masyarakat menjadikan momentum bencana sebagai kesempatan untuk memperkuat persaudaraan dan gotong royong.

“Bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian, tapi wujud nyata gotong royong membantu masyarakat, memulihkan kehidupan serta menata masa depan,” demikian Ade Umrana.

Atas nama pengurus IWAPI Nagekeo, Ade berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi warga, mendukung perkembangan UMKM, dan menjaga semangat anak-anak dalam meraih cita-cita.

Pemulihan pascagempa membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kolaborasi organisasi perempuan, pelaku usaha, komunitas olahraga, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat solidaritas serta membantu warga menata kembali kehidupan mereka.

Dengan semangat gotong royong, Nagekeo diharapkan tidak hanya mampu melewati masa sulit setelah gempa, tetapi juga membangun kembali kemandirian ekonomi dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

Pantauan NTTViva, kegiatan IWAPI penuh kasih tersebut diisi dengan sosialisasi olahraga Kriket oleh salah satu atlet Kriket NTT.