Waspada di Dunia Maya Perangi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Waspada di Dunia Maya Perangi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Sumber :

NTT VIVA - ChildFund International di Indonesia bersama Yayasan Cita Masyarakat Madani (Cita Madani) menggelar talkshow dari program Swipe Safe dan Web Safe and Wise Campaign.

img_title 25 Tahun Menenun Harapan: ChildFund dan Yayasan FREN Serahkan Estafet Perubahan ke Masyarakat Flores Timur

Kegiatan ini menghadirkan 200 peserta yang terdiri dari 150 orang peserta didik dan 50 orang guru pendamping berlangsung di Hotel Aston Kupang pada Senin, 14 April 2025.

Spesialis Perlindungan Anak dan Advokasi ChildFund International di Indonesia Reny Haning menjelaskan program Swipe Safe dan Web Safe and Wise Campaign memberikan berbagai keterampilan praktis melindungi diri anak dari risiko eksploitasi seksual, kekerasan seksual, penipuan dan peretasan di dunia online.

img_title Sukses di Bogor, ChildFund International di Indonesia Tangani Stunting di Kupang dan SBD

"Saat ini teknologi sangat berpengaruh dalam tiap sendi kehidupan. Anak-anak harus bisa memilah informasi yang negatif dari penggunaan internet untuk itu kita peran guru dan orang tua terus mengawasi,"

"Kekerasan terhadap anak bisa terjadi juga lewat orang-orang terdekat, sehingga jika ada motif kekerasan dalam bentuk apa pun segera laporkan," ucapnya.

img_title Rumah Bibit Rumput Laut Diluncurkan di Maukawini, Bupati Sumba Timur: Siswa SMK Ikut Belajar Langsung

Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa tenggara Timur (NTT) Ayub Sanam yang mewakili Kepala Dinas saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tidak semua informasi di internet  itu informasi yang benar-benar valid, tugas guru terus mendampingi agar mencapai  tujuan sesuai dengan kompetensi.

"Jangan mudah percaya lewat internet, dengan kemajuan teknologi saat ini, guru dan orang tua diminta untuk bisa mendampingi anak anak dalam menyaring informasi,"

Lanjutnya, menggunakan cara pintas untuk mendapatkan informasi lewat internet yang tidak diolah maka tidak akan menambah kekayaan berpikir.

"Kita berharap orang tua juga bantu awasi agar anak anak bijak dalam menggunakan gadget dan internet untuk hal-hal yang berdampak positif," timbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (P3AP2KB) NTT, Ruth Diana Laiskodat berharap anak-anak gunakan media sosial sesuai dengan usianya.

"Anak-anak jangan menggunakan media sosial yang khusus dewasa, gunakanlah media sosial yang untuk anak anak,"

"Contoh Michat jangan masuk di situ karena banyak orang tidak bermoral yang mengajak untuk melakukan kekerasan seksual yang tidak seharusnya dan jika terjadi sesuatu laporkan ke Sapa 129 atau menghubungi 08111129129," tutur Ruth Diana Laiskodat.

Halaman Selanjutnya
img_title