PKUMI Siap Kolaborasi LPPD dalam Implementasi SMAP Berbasis ISO
- Mikael Risdiyanto
NTT VIVA — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memastikan seluruh pembiayaan bagi penerima beasiswa yang sedang berjalan (on going awardee) tetap aman hingga mereka menyelesaikan studi.
Hal ini ditegaskan dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016 dan Keberlanjutan Zona Integritas, yang digelar secara daring oleh Tim Monitoring dan Evaluasi LPDP (Kamis, 17 April 2025).
Sosialisasi ini dihadiri para pimpinan perguruan tinggi mitra, mitra bisnis dan kerja sama, serta penerima manfaat beasiswa LPDP, sebagai bagian dari komitmen LPDP dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyuapan. Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan integritas institusional di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Perwakilan Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP Hendro Hartono menegaskan, para awardee yang sedang menempuh pendidikan tidak perlu khawatir mengenai keberlanjutan pembiayaan beasiswa mereka.
“Pembiayaan untuk penerima beasiswa LPDP yang sedang berlangsung aman hingga selesai. Jadi Bapak Ibu dari kampus tujuan tidak perlu khawatir. Efisiensi pemerintah hanya berdampak pada efisiensi manajemen tata kelola LPDP. Untuk anggaran beasiswa, aman,” terangnya.
Penegasan tersebut penting, mengingat adanya isu-isu di tengah masyarakat terkait langkah efisiensi anggaran pemerintah.
Gendro menekankan bahwa efisiensi tersebut tidak menyentuh komitmen pembiayaan pendidikan yang telah berjalan. LPDP sebagai lembaga pengelola dana abadi pendidikan tetap konsisten pada mandat utamanya: mendanai pendidikan tinggi unggulan bagi putra-putri terbaik bangsa, baik di dalam maupun luar negeri.
Lebih lanjut, ia menyorot pentingnya budaya kerja bersih yang di internalisasi oleh seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan LPDP.
“Kami sudah menerima gaji, tidak perlu diberikan lagi uang. Ini adalah budaya kerja yang diterapkan Kementerian Keuangan RI dan LPDP,” ujarnya.
Gendro berpesan bahwa semua pelayanan kepada masyarakat, termasuk awardee, dilakukan dengan prinsip integritas, tanpa imbalan.
Sementara itu, apresiasi datang dari mitra kerja sama LPDP, salah satunya dari Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) yakni Muhammad Aras Prabowo, Koordinator Keuangan PKUMI.
Dikatakan, dukungan atas inisiatif LPDP dalam mengimplementasikan sistem anti-penyuapan berbasis ISO.