Makanan dan Minuman yang Bikin Perut Buncit yang Harus Dihindari

Makanan cepat saji dan minuman soda
Sumber :
  • Freepik

NTT VIVA– Banyak yang mengira perut buncit hanya disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik. Namun sebenarnya pola makan memiliki peran besar dalam pembentukan lemak di area perut. Lemak ini terdiri dari dua jenis utama, yaitu lemak subkutan yang berada di bawah kulit dan lemak viseral yang mengelilingi organ tubuh. Lemak viseral sendiri lebih berbahaya karena berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolisme.

img_title 7 Tips agar Tidak Ngantuk dan Mengatasi Gemuk Setelah Makan Siang

Makanan Penyebab Penumpukan Lemak Perut

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat memicu cepatnya penumpukan lemak di perut, bahkan dalam waktu singkat, karena meningkatkan retensi udara atau gas dalam sistem pencernaan. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang perlu diwaspadai:

Minuman Manis dan Soda

img_title Kasus Penganiayaan Relawan Karitas di Karot Manggarai Naik ke Penyidikan, Ini Identitas Terduga Pelaku

Minuman ringan, termasuk soda dan minuman energi, biasanya mengandung kandungan gula tambahan yang sangat tinggi. Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan terganggunya kadar gula darah dan insulin, yang pada akhirnya mendorong penimbunan lemak di area perut. Sebagai gambaran, satu kaleng soda mengandung sekitar 39 gram gula, setara dengan lebih dari sembilan sendok teh gula.

Karbohidrat Olahan

Roti putih, pasta dari tepung halus, dan biskuit merupakan contoh makanan karbohidrat. Karena serat rendah, makanan ini cepat dicerna dan menyebabkan gula darah yang berpotensi menimbun lemak viseral di dalam tubuh dalam jangka panjang.

Makanan Cepat Saji

img_title 15.916 Badan Publik di NTT, KI Ingatkan Masyarakat: Hak Informasi Bukan Hadiah Negara

Burger, kentang goreng, dan ayam goreng tepung adalah makanan cepat saji yang kaya kalori dan lemak jenuh. Konsumsi rutin makanan jenis ini dapat meningkatkan risiko memperkuat lemak perut hingga 20% dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Makanan Gorengan

Tak hanya kalori tinggi, makanan yang digoreng berulang kali juga mengandung lemak trans. Lemak jenis ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL), memperparah penimbunan lemak yang berisiko bagi kesehatan.

Daging Olahan

Sosis, bacon, dan salami kaya akan lemak jenuh dan garam. Selain berkontribusi pada kenaikan berat badan, konsumsi daging olahan dapat memicu peradangan dalam tubuh yang mempercepat penimbunan lemak di area perut.

Alkohol

Halaman Selanjutnya
img_title