Komite Sekolah Dukung English Camp UPT SDN 4 Petrokimia Gresik
- Mikael Risdiyanto
NTT VIVA – Ketua Komite UPT SDN 4 Petrokimia Gresik, Ari Primantara, menegaskan bahwa komite sekolah, paguyuban, dan orang tua murid sangat antusias mendukung Program English Camp yang mulai dilaksanakan sejak Senin, 8 Desember 2025.
“Kegiatan ini selain meningkatkan kompetensi juga memanfaatkan sisa waktu sebelum liburan,” ujarnya.
Ia melihat orang tua murid sangat senang karena jeda waktu akademik bisa digunakan secara optimal untuk pengembangan kemampuan siswa.
Sekretaris Komite, Mahendra Adi Negara, menambahkan bahwa para orang tua juga mendukung penuh program ini karena menyadari pentingnya penguasaan bahasa sejak dini.
“Kita sebagai salah satu orang tua yang juga ikut mendukung Program English Camp ini, sebab beberapa di antara kita belum pernah melakukan implementasi dari budaya Indonesia. Mungkin kita bisa lebih baik menggunakan bahasa Inggris sejak kecil,” katanya.
Penandatanganan MoU LKP Titik Nol dengan UPT SDN 4 PETROKIMIA Gresik
- Mikael Risdiyanto
Mahendra menegaskan bahwa program ini menjadi landasan penting untuk membentuk generasi yang siap bersaing di tingkat global.
“Ini bentuk dukungan dan komitmen kami untuk mulai menciptakan pribadi yang siap untuk berkompetisi di kancah internasional,” tegasnya.
Ia berharap ke depan, SDN 4 Petrokimia dapat melahirkan tokoh-tokoh yang mampu berkiprah di dunia internasional.
“Sejak keseluruhan Program English Camp ini sangatlah penting untuk mulai bisa berkomunikasi secara baik dengan warga negara lain, salah satunya Bahasa Inggris.
Di sisi lain kita ketahui bersama bahwa Bahasa Inggris menjadi bahasa internasional,” ungkapnya.
Mahendra juga membuka kemungkinan pengembangan bahasa asing lain.
“Kedepan pihaknya juga akan mempertimbangkan usulan pembelajaran bahasa Mandarin. Kita meng-capture sekarang tidak hanya Bahasa Inggris saja, mungkin kelak ada Bahasa Cinanya. Kalau memang dibutuhkan sebab kita trade bukan hanya dengan US saja tetapi juga Cina. Jadi kelak anak-anak kita harus bisa berbahasa demikian, agar tidak terjadi gap terlalu jauh. Apalagi di Gresik sudah banyak perusahaan internasional baik PMA Amerika maupun Cina,” bebernya.
Terkait sosialisasi program, Humas Komite Suliadi memastikan seluruh informasi disampaikan dengan jelas kepada orang tua.
“Intinya program ini akan bersinggungan dengan wali murid terutama biaya yang muncul dari program ini. Tetapi menurut saya kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa dan orang tua karena kedepan kita akan menyongsong generasi emas 2045,” ucapnya.