Menanamkan 22 Basic Manners dan Tips Mengajarkannya pada Anak Sejak Dini
- Vstory/ ViVa.co.id
14. Mengantre
Menunggu giliran dengan sabar melatih kedisiplinan dan menghormati hak orang lain.
15. Menerima dan Memberi Menggunakan Tangan Kanan
Di banyak budaya, tangan kanan dianggap lebih sopan untuk menerima atau memberi sesuatu.
16. Masuk ke Rumah Orang Jika Sudah Dipersilakan
Anak perlu memahami bahwa tidak sopan masuk rumah orang tanpa izin.
17. Tidak Membiarkan Orang yang Menjemput Menunggu
Mengajarkan anak untuk siap tepat waktu menghargai waktu dan usaha orang lain.
18. Setelah Meminjam atau Meminta Sesuatu Lebih dari Tiga Kali, Waktunya Membeli Sendiri
Melatih anak untuk mandiri dan tidak tergantung terus-menerus pada orang lain.
19. Setelah Mengisi Bensin di SPBU, Maju Dulu Baru Tutup Tangki dan Menghidupkan Mesin
Ini bisa menjadi pelajaran etika berkendara dan kesadaran akan pentingnya efisiensi dan etika publik.
20. Menggunakan Tata Bahasa yang Sopan dan Baik Ketika Berbicara dengan Orang Asing atau Tidak Terlalu Dekat
Mengajarkan sopan santun dalam berbicara dengan orang yang lebih tua, guru, atau orang yang baru dikenal.
21. Tahan Pintu Jika Ada Orang di Belakang
Sikap kecil seperti ini menunjukkan rasa peduli terhadap orang lain.
22. Respect Other Opinion
Ajarkan anak untuk tidak memaksakan pendapatnya dan mendengarkan pendapat orang lain dengan terbuka.
Tips Mengajarkan Basic Manners kepada Anak
1. Berikan Instruksi yang Jelas
Gunakan bahasa yang sederhana dan langsung saat mengajarkan aturan sopan santun. Hindari perintah abstrak yang sulit dipahami anak.
2. Sesuaikan dengan Usia Anak
Ajarkan manner sesuai tahap perkembangan anak. Misalnya, anak usia 3 tahun bisa diajarkan mengucapkan “tolong” dan “terima kasih,” sementara anak usia 7 tahun bisa belajar pentingnya mendengarkan saat orang lain bicara.
3. Berikan Contoh
Anak belajar dari melihat. Orang tua dan guru harus menjadi teladan dalam menerapkan manners dalam kehidupan sehari-hari.
4. Berikan Pujian Jika Anak Berhasil
Penguatan positif membuat anak merasa dihargai dan cenderung mengulangi perilaku baik tersebut.
5. Sering Latihan
Manners tidak akan otomatis terbentuk tanpa kebiasaan. Ulangi dan latih terus-menerus hingga menjadi bagian dari perilaku sehari-hari anak.
Kategori Ilmu Berkaitan: Psikologi