Hari Raya Idul Adha: Makna, Sejarah, dan Spirit Pengorbanan

seorang anak laki-laki sedang membaca Alquran.
Sumber :
  • Canva

NTT ViVa– Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari besar dalam kalender Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Perayaan ini bukan hanya sekadar momentum keagamaan, tetapi juga peristiwa yang sarat makna spiritual, historis, dan sosial. Dikenal juga sebagai Hari Raya Kurban, Idul Adha memperingati kisah pengorbanan Nabi Ibrahim (Abraham) atas putranya Ismail sebagai bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Allah. Di tengah gegap gempita penyembelihan hewan kurban dan gema takbir yang menggema dari masjid ke masjid, tersembunyi nilai-nilai luhur tentang kepatuhan, solidaritas, dan pengabdian yang tak lekang oleh zaman.

img_title Sambut Idul Adha, Kapolres Sumba Timur Serahkan 1 Ekor Sapi kepada Panitia

Asal-usul dan Sejarah Idul Adha

Idul Adha berasal dari kisah yang tercantum dalam Al-Qur’an, khususnya dalam surat As-Saffat ayat 100–111. Nabi Ibrahim, sebagai hamba yang sangat taat, menerima perintah dari Allah melalui mimpi untuk menyembelih putranya, Ismail. Meskipun itu merupakan ujian yang amat berat, baik Ibrahim maupun Ismail bersedia melaksanakannya sebagai bentuk kepasrahan kepada kehendak Ilahi. Namun, ketika Ibrahim hendak menunaikan penyembelihan, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba sebagai bentuk penerimaan atas keimanan dan keikhlasannya.

img_title Silentium Magnum Jumat Agung Ruteng: MUI Dukung, Tapi Salat Jumat Tetap Pakai Toa

Peristiwa ini menjadi simbol pengorbanan sejati dan ketundukan tanpa syarat kepada Tuhan. Kisah ini pula yang mendasari pelaksanaan ibadah kurban setiap Idul Adha, yakni penyembelihan hewan ternak (sapi, kambing, domba, atau unta) sebagai bentuk ibadah dan penegasan nilai-nilai ketaqwaan.

Waktu dan Pelaksanaan Idul Adha

img_title Paroki Bunda Selalu Menolong Gelar Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Waingapu

Idul Adha dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriyah, atau sekitar 70 hari setelah Idul Fitri. Hari raya ini bertepatan dengan puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah yang dilaksanakan oleh jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia. Maka dari itu, Idul Adha juga kerap disebut sebagai "Hari Raya Haji".

Pada pagi harinya, umat Muslim menunaikan shalat Idul Adha secara berjamaah, baik di masjid maupun di lapangan terbuka. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Daging dari hewan yang disembelih kemudian dibagikan kepada tiga golongan: pemilik kurban, kerabat, dan terutama orang-orang yang kurang mampu.

Halaman Selanjutnya
img_title