686 Kuda Berpacu di Bupati Cup Palapang Njara 2026

Pacuan kuda Palapang Njara di Sumba Timur
Sumber :
  • Nona Tari

Sumba Timur, ViVa NTT–Sebanyak 686 ekor kuda akan berpacu dalam Perlombaan Pacuan Kuda Piala Bupati (Bupati Cup) 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti Prailiu, Kabupaten Sumba Timur. Agenda tahunan ini resmi dibuka dengan suasana riang gembira dan diposisikan sebagai agenda wajib pelestarian budaya leluhur.

img_title Menpar Buka Festival Golo Koe 2026, Labuan Bajo Kian Bersinar sebagai Destinasi Wisata Religi dan Budaya Kelas Dunia

Pembukaan dilakukan Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali. Dalam sambutannya, ia menyebut pacuan kuda, yang dikenal dengan nama Palapang Njara, sebagai tradisi turun-temurun yang tidak terpisahkan dari sejarah panjang kuda di Pulau Sumba.

Tradisi itu memiliki tiga ciri khas. Pertama, joki menunggang kuda tanpa pelana dan tanpa perlengkapan pengaman yang lengkap. Kedua, joki cilik, yakni anak-anak atau remaja setempat, mengandalkan nyali dan naluri. Ketiga, lintasan di Rihi Eti Prailiu ditempuh berlawanan arah jarum jam. Menurut filosofinya, menunggang kuda tanpa pelana membentuk anak laki-laki menjadi pemberani, tangguh, dan bernyali besar.

img_title 450 Kuda Berderap, Usman Husin Ingin Hus Kuda Cup Dipadukan dengan Pacuan Kuda

Karena itu, Bupati Cup 2026 dimaksudkan lebih dari sekadar lomba. Ajang ini menjadi langkah untuk memperkokoh budaya leluhur, membangkitkan semangat beternak di tengah masyarakat, dan mempromosikan wisata Sumba Timur kepada dunia. Perhelatan ini juga memberi efek berganda bagi pelaku UMKM yang berjualan selama kegiatan berlangsung.

Di luar itu, penyelenggara berharap ajang ini memupuk persaudaraan sesama pencinta kuda, menumbuhkan sportivitas dalam bertanding, serta mengangkat popularitas para pemilik kuda.

img_title Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga: Mengutamakan Proses Adat Sebelum Pernikahan

Sebanyak 15 kelas dilombakan, mulai dari kelas PM yang diikuti 174 kuda, kelas P1 dengan 147 kuda, hingga kelas AS yang hanya diikuti 8 kuda. Jika dijumlahkan, seluruhnya mencapai 686 kuda yang siap berpacu.

Dari sisi pembiayaan, kegiatan ini ditopang APBD, biaya pendaftaran, dan dukungan KK Stable dengan sistem piala bergilir. Biaya pendaftaran ditetapkan Rp300 ribu untuk 11 kelas kecil dan Rp750 ribu untuk 4 kelas super. Hadiahnya pun tergolong besar: juara 1 meraih Rp10 juta, juara 2 Rp8 juta, juara 3 Rp6 juta, dan juara 4 Rp4 juta.

Di balik gemuruh derap kuda, pacuan ini juga menyimpan lima pesan moral: kesetiaan tanpa syarat, kekuatan dalam diam, tetap berlari meski terluka, tahu kapan tunduk dan kapan melaju, serta berjalan bersama, bukan sendirian.