Program Pembalut Gratis, Yos Dogon Ingatkan Pemerintah: Tepat Sasaran
- Viva NTT/Mario Langun
NTT VIVA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph Dogon atau yang akrab disapa Yos Dogon, menegaskan pentingnya program pembalut gratis yang tengah digagas Pemerintah Kota Kupang.
Menurut politisi Golkar tiga periode ini, pembalut bukan lagi sesuatu yang tabu, melainkan kebutuhan dasar yang erat kaitannya dengan kesehatan dan kebersihan perempuan.
“Kalau mau jujur, itu memang kebutuhan, sama seperti makan dan minum. Jadi kalau pemerintah mau anggarkan, itu masuk akal. Tapi intinya harus tepat sasaran, jangan sampai salah bagi, apalagi sampai diberikan ke laki-laki, itu jelas tidak boleh,” tegas Yos Dogon, Senin (29/9/2025).
Ia menekankan, pendataan dan inventarisasi penerima manfaat harus benar-benar akurat agar program tidak terkesan keliru.
“Kita harus pastikan yang menerima adalah mereka yang betul-betul membutuhkan. Jangan yang sudah mampu malah dikasih lagi. Itu yang bikin salah sasaran,” ujarnya.
Lebih jauh, Yos Dogon menegaskan DPRD mendukung penuh program ini asalkan dijalankan dengan cermat.
“Pada prinsipnya kita mendukung kalau tepat sasaran. Masa saya mendukung yang tidak tepat sasaran, kan tidak mungkin. Jadi kuncinya, jalankan dengan benar dan manfaatnya pasti terasa bagi masyarakat,” pungkasnya.
Diketahui, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis telah resmi melaunching Program Ina Kasih pada Sabtu (20/9/2025) di Taman Nostalgia Kupang.
Program ini merupakan langkah intervensi pemerintah untuk memberikan akses pembalut gratis bagi perempuan prasejahtera sebagai bentuk nyata komitmen dalam menjawab persoalan kemiskinan menstruasi (menstrual poverty).
Tahap awal, Program Ina Kasih menyasar 1.275 perempuan dari keluarga prasejahtera dengan rentang usia 10–45 tahun.
Pemerintah berharap, melalui program ini, masalah kesehatan reproduksi sekaligus kesenjangan akses bagi perempuan prasejahtera dapat teratasi secara bertahap.