78 Mahasiswa Asistensi Paskah 2026 di Stasi Santu Yosep Indrong: Pelayanan Liturgi, Ekologi, dan Kebersamaan Umat
- Paulus Darma
Pendekatan experiential learning ini, menurut Feliks, berdampak langsung pada peningkatan motivasi, pemahaman, dan retensi pengetahuan mahasiswa karena proses belajar terjadi dalam konteks kehidupan nyata, bukan ruang kelas.
Rangkaian Kegiatan: Liturgi, Ekologi, dan Seni
Selama enam hari pelayanan, mahasiswa menjalankan tugas-tugas liturgi dalam tiga perayaan utama Pekan Suci: Kamis Putih, Sabtu Suci, dan Hari Raya Paskah, dengan peran sebagai koor, lektor, lektris, dan pemazmur.
Di luar liturgi, mahasiswa melaksanakan kegiatan ekologis berupa penanaman bunga pucuk merah di lingkungan gereja. Sebuah simbol harapan yang hidup. Kebersamaan diperkuat melalui pertandingan sepak bola putra dan bola voli putri bersama OMK Stasi Indrong, serta malam kesenian yang melibatkan umat secara luas.
Ketua Panitia Asistensi, Paulus Darma, mengungkapkan keharuan atas sambutan yang diterima.
"Semoga kehadiran kami dapat membawa suasana baru yang positif bagi umat di sini," tuturnya.
Asistensi Paskah 2026 di Stasi Santu Yosep Indrong membuktikan bahwa kampus dan komunitas iman bukanlah dua dunia yang terpisah. Di sini, mahasiswa tidak hanya melayani, mereka belajar tentang hidup bersama, tentang pengabdian, dan tentang makna Paskah yang sesungguhnya yakni bangkit bersama, tumbuh bersama.