BPH Migas Sidak SPBU di Manggarai Pasca Kelangkaan BBM

Petugas BPH Migas sidak SPBU Carep pasca terjadi kelangkaan BBM
Sumber :
  • Yohanes. M

Manggarai, NTT VIVA– Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) merespons kelangkaan BBM di Manggarai, NTT, dengan melakukan pengecekan langsung ke SPBU pada Jumat, 28 November 2025. 

img_title 19.742 Kendaraan Tunggak Pajak, Nagekeo Kejar Potensi PAD Rp10,5 Miliar

Petugas BPH Migas yang didampingi staf Depot Pertamina Reo melakukan inspeksi SPBU, yang dimulai di SPBU Carep, pada Jumat, 28 November 2025 pagi.

Dipantau, dua orang petugas BPH Migas memantau antrean, mengecek data pembelian, dan stok BBM subsidi seperti pertalite dan solar, serta BBM non-subsidi.

img_title NTT Tolak Pengisian BBM Bersubsidi untuk Mobil Pelat Luar, Gubernur Bilang Begini

Steven, manager SPBU Carep, menyambut baik pengecekan ini sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi SPBU. Ia menyampaikan beberapa kendala yang dialami SPBU, termasuk kelangkaan BBM, pengurangan kuota, dan masalah penyaluran. 

"Kenapa terjadi kelangkaan, pengurangan kuota, kenapa minggu lalu ambil BBM dari Maumere kemudia masalah penyaluran, total pengisian harian untuk motor dan mobil semua disampaikan tadi," kata Steven.

img_title Kios BBM Terbakar di Waingapu, 4 Orang Meninggal Hangus Termasuk Balita 2 Tahun

Monitor stok BBM Jumat, 28 November 2025 di SPBU Carep

Photo :
  • Yohanes. M

Meskipun demikian, petugas BP Migas dan Pertamina yang mendampingi enggan memberikan pernyataan resmi kepada media. 

Meskipun menolak wawancara tapi pria yang mengenakan rompi pertamina tersebut meminta agar pemberitaan tidak hanya fokus pada antrean panjang, tetapi perlu untuk memberitakan bahwa stok BBM telah kembali normal.

"Maaf di pertamina ada unit yang mengeluarkan siaran pers dari Surabaya. Untuk stok normal kok," ujar staf pertamina sembari meminta agar wartawan mempublikasikan tidak saja soal antrean panjang tetapi juga tentang stok yang kembali normal.

Setelah inspeksi di SPBU 54.865.03 Carep, tim melanjutkan pengecekan ke SPBU Mbaumuku dan SPBU Mena untuk melakukan pemeriksaan serupa.

Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) sempat melanda Kabupaten Manggarai selama tiga hari, mengakibatkan antrean panjang di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), seperti SPBU Mbaumuku, SPBU Mena, dan SPBU Cerep.

Kondisi ini mencapai puncaknya pada 25-26 November 2025, memaksa pengendara untuk menginap di lokasi antrean hingga keesokan harinya.

Kelangkaan ini memicu aksi ambil untung gila-gilaan oleh penjual eceran. Harga BBM eceran pada Selasa dan Rabu melonjak drastis. Pertalite yang biasa Rp20 ribu dijual dengan harga Rp40 ribu per botol, sedangkan Pertamax dibanderol Rp50 ribu per botol. 

Halaman Selanjutnya
img_title