HUT St. Andreas Sukorame Selatan Perkuat Persaudaraan dan Iman
- Mikael Risdiyanto
NTT VIVA – Lingkungan Santo Andreas, Paroki St. Vincentius A. Paulo Kediri, merayakan Hari Ulang Tahun dengan menggelar Ibadat Syukur yang dipimpin Frater Diakon Mikael Peter Hermawan di rumah Floribertus Sasongko Wibowo Perum Podomoro B ll no 2. Sukorame, pada Minggu (30 November 2025).
Perayaan berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua Lingkungan, Silvester Arnoldus, para sesepuh umat setempat, serta sekitar 50 umat yang datang mengikuti ibadat.
Pada kesempatan itu, Frater Peter mengajak umat meneladani Santo Andreas sebagai pribadi yang membuka jalan bagi orang lain untuk mengenal Kristus.
Ia menegaskan bahwa peranan Santo Andreas begitu penting dalam perjalanan iman Rasul Petrus.
“Petrus mengenal Tuhan Yesus karena Santo Andreas. Mereka masih saudara, dan Andreaslah yang pertama kali membawa Petrus kepada Yesus,” ucapnya.
Frater Diakon Mikael Peter Hermawan (tengah)
- Mikael Risdiyanto
Ia menjelaskan bahwa sebelum mengikuti Yesus, Andreas terlebih dahulu menjadi murid Yohanes Pembaptis.
Setelah perjumpaan pribadi dengan Kristus, Andreas kemudian menyampaikan kabar sukacita kepada Petrus. Dari sanalah awal mula pewartaan kasih Kristus mengalir melalui dirinya.
Memasuki masa Adven, Frater Peter mengingatkan umat untuk mempersiapkan hati menyambut kelahiran Yesus pada Hari Raya Natal serta kedatangan-Nya kembali pada akhir zaman.
“Masa Adven adalah waktu bertobat, waktu menata batin agar kita layak menyambut Kristus,” tegasnya.
Ia juga memberi apresiasi atas antusiasme umat Lingkungan St. Andreas yang tetap bersemangat mengikuti ibadat meski cuaca cukup panas.
“Saya melihat semangat luar biasa di sini. Banyak umat hadir, dan semuanya mengikuti ibadat dengan penuh sukacita,” puji Frater Peter.
Kepada media ini, Ketua Lingkungan St. Andreas, Silvester Arnoldus, menyampaikan bahwa umat di wilayahnya terus bertumbuh dalam iman dan pelayanan.
Penambahan jumlah umat menjadi salah satu tanda perkembangan tersebut.
Menurutnya, gotong royong menjadi kekuatan yang menjaga kekompakan umat dalam setiap kegiatan gereja.
“Setiap acara selalu ada inisiatif umat untuk berdonasi, baik materi maupun bentuk lain. Tidak semua kegiatan mengandalkan kas lingkungan. Semua berjalan baik karena dukungan umat,” jelasnya.
Silvester berharap semangat tersebut terus terjaga agar lingkungan selalu berkembang dalam pelayanan dan pewartaan.