Dukungan Vote Dibutuhkan Cintya Tegok untuk Tiket Finalis Putri Indonesia 2026
- Crescentia Atniseyla Tegok
Manggarai, NTT VIVA– Cintya Tegok diumumkan sebagai finalis Puteri Indonesia Favorit 2026. Gadis 18 tahun asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur ini berhasil melewati tahap audisi yang ketat di Graha Mustika Ratu Jakarta, 3-4 Februari 2026.
Meski telah meraih tiket finalis favorit, perjuangan Cintya belum selesai. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang ini masih harus memperebutkan kursi NTT 2 melalui vote publik yang akan segera dibuka setelah audisi nasional tahap dua pada 11 Februari 2026.
Kursi pertama NTT kini telah dipegang oleh Melisa Foris, dokter berusia 25 tahun berdarah Sikka, tinggal di Jakarta. Masyarakat NTT diajak bersatu dalam vote dan kampanye media sosial untuk memastikan Cintya dapat bergabung dengan Melisa di grand final nanti.
"Harapannya NTT memiliki 2 wakil di Final Putri Indonesia 2026 nanti, seperti DKI Jakarta yang memiliki 6 wakil. Link atau cara voting akan kami informasikan segera kepada masyarakat," ujar Heri Baben, pimpinan Yayasan Pesona Manggarai Raya (YPMR), lembaga pengampu Cintya.
Menurut informasi panitia, lanjut Heri, vote akan dibuka setelah audisi nasional tahap dua pada 11 Februari 2026 untuk sejumlah provinsi yang belum menggelar audisi.
Nama Cintya Tegok mulai bersinar setelah berhasil menjuarai kontes Puteri Manggarai pada Mei 2025 yang diselenggarakan YPMR. Prestasi tersebut menjadi batu loncatan baginya untuk melangkah ke ajang Puteri Indonesia 2026.
Bersama Cintya, terdapat sejumlah peserta lain yang menyabet gelar finalis Putri Favorit 2026, yakni utusan dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Barat.
Advokadi Menumbuhkan Literasi di NTT
Sebagai kontestan Puteri Indonesia, Cintya harus memiliki wawasan luas tentang Indonesia serta daerah yang diwakilinya, termasuk minat khusus di bidang tertentu. Mahasiswa semester dua ini mempresentasikan materi vokasi pendidikan yang berfokus pada pertumbuhan literasi dan numerasi di NTT.
"Bersyukur sekali ada pendamping yang hebat dan support system yang kuat membuat saya harus berlomba dengan kapasitas diri dalam tiga hal besar yakni brain, beauty dan behaviour melewati audisi yang kuat," ujar Cintya saat berbincang dengan NTT VIVA di Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Jumat pagi, 6 Februari 2026.