Peminat Membludak, SKO Flobamorata Hanya Terima 72 Atlet Muda dari Seluruh NTT

Kepala SKO Flobamorata Kupang, Hironimus Pati
Sumber :
  • Mario Langun

Kupang, ViVa NTT– Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang kembali menjadi magnet bagi atlet-atlet muda berbakat dari seluruh penjuru Nusa Tenggara Timur. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, jumlah pendaftar membludak, sementara kuota yang tersedia hanya 72 siswa.

img_title Pengaduan Terbanyak SPMB Kota Kupang: Orang Tua Ingin Anak Masuk SMPN 1, 2 dan 8

Kepala SKO Flobamorata Kupang, Hironimus Pati menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan peserta didik di sekolah olahraga berbeda dengan sekolah reguler karena menyesuaikan karakteristik pembinaan atlet.

"Secara regulasi tetap mengacu pada SPMB, tetapi di SKO kami menyebutnya SPMB atau Rekrutmen Atlet Pelajar karena memang karakter sekolah ini berbeda. Kami memiliki petunjuk teknis tersendiri yang telah ditetapkan dan disahkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT," jelas putra Lembata itu. 

img_title PON 2028: SMA Negeri 7 Kupang Kembangkan Kelas Hoki Pertama di NTT, Masih Butuh Dukungan Fasilitas

Karena menggunakan sistem rekrutmen khusus, proses penerimaan atlet pelajar dilakukan lebih awal dibanding sekolah umum. Pendaftaran dibuka sejak Mei dan ditutup pada 7 Juni 2026 sesuai jadwal dalam petunjuk teknis.

Antusiasme masyarakat terhadap sekolah yang menjadi pusat pembinaan olahraga pelajar tersebut sangat tinggi. Pendaftar datang dari seluruh 22 kabupaten dan kota di NTT dengan harapan bisa mengembangkan bakat olahraga sekaligus memperoleh pendidikan formal yang berkualitas.

img_title Imanuel Lakapu, Pelari Muda TTS Taklukkan AMPI Fun Run Night 2026

Namun dari ratusan peminat, SKO Flobamorata hanya dapat menerima 72 siswa baru. Jumlah itu kemudian dibagi ke dalam 10 cabang olahraga binaan, yakni sepak bola, atletik, cricket, kempo, taekwondo, karate, pencak silat, tinju, tenis meja, dan sepak takraw.

"Dengan kuota yang terbatas dan harus dibagi ke 10 cabang olahraga, tentu kesempatan yang tersedia sangat sedikit. Karena itu proses seleksi dilakukan secara ketat untuk mendapatkan atlet-atlet terbaik," ujarnya.

Sebagai sekolah yang diproyeksikan menjadi salah satu lumbung atlet NTT, SKO Flobamorata sebenarnya telah mengusulkan penambahan kuota siswa baru. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTT akan menjadi salah satu tuan rumah.

"Kami sudah mengusulkan penambahan kuota agar pembinaan atlet bisa lebih maksimal dalam menyongsong PON 2028. Namun hingga saat ini belum bisa direalisasikan karena pemerintah masih menghadapi kebijakan efisiensi dan keterbatasan fiskal daerah," kata Hironimus.

Halaman Selanjutnya
img_title