Ketika Layanan JKN Menjangkau Pasien Lewat Layar
- Sevrin Waja
Nagekeo, NTTVIVA– Tatapan mata Nabut Hubertus (65) tampak kosong. Ia sesekali mengangguk pelan sambil bersandar di kursi plastik di ruang tengah rumahnya di Kelurahan Natanage, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Stroke yang dideritanya satu dekade lalu meninggalkan jejak. Ucapannya tak lagi jelas, sementara langkahnya kini bertumpu pada tongkat. Sejak itu, Maria Mamung setia mendampingi suaminya setiap kali membutuhkan layanan kesehatan.
Pagi itu, Maria membuka aplikasi Mobile JKN di telepon genggamnya dan menghubungkan Hubertus dengan dokter UPTD Puskesmas Boawae, dr. Marina Elvina Doa Yanik, melalui layanan telemedicine. Tak lama kemudian, wajah dokter muncul di layar.
"Selamat pagi, Bapak Hubertus. Apa kabar hari ini? Bagaimana kondisinya?" sapa dr. Marina.
Hubertus mengikuti arahan dokter. Ia mengangkat kedua tangannya yang masih lemah dan menggerakkan jari perlahan. Maria kemudian menjelaskan kondisi suaminya. "Keluhannya tangan kiri dan kanan masih berat digerakkan. Bicara juga masih susah," ujar Maria.
Bagi pasien stroke seperti Hubertus, perjalanan menuju puskesmas bukan perkara mudah. Keterbatasan fisik membuat setiap kunjungan membutuhkan pendampingan keluarga.
Melalui telemedicine, dokter dapat melihat kondisi pasien secara langsung, sementara tenaga kesehatan membantu melakukan pemeriksaan awal sebelum menentukan tindak lanjut pelayanan.
"Telemedicine sangat membantu pasien yang sulit berjalan karena proses pelayanan dan rujukan dapat dipersiapkan lebih cepat," jelas dr. Marina.
Dokter Marina Elvina Doa Yanik sedang melaksanakan Telemidicine kepada pasien
- Sevrin Waja
Perubahan itu juga dirasakan Maria. Sebelumnya, setiap kontrol ia harus membawa suaminya ke puskesmas, menunggu antrean pemeriksaan hingga pengambilan obat.
Kini, setelah konsultasi melalui telemedicine dan mendapat arahan dokter, Maria cukup datang sendiri mengambil surat rujukan dan obat.
"Sekarang saya tidak mesti selalu membawa bapak ke puskesmas. Saya bisa datang sendiri mengambil surat rujukan sekaligus menebus obat. Anak-anak sedang sekolah di luar, jadi di rumah hanya kami berdua," tutur Maria.
Menurut dr. Marina, layanan telemedicine melalui Mobile JKN dapat diakses oleh seluruh peserta BPJS Kesehatan yang telah melakukan registrasi pada aplikasi. Peserta cukup memilih menu Telehealth, kemudian memilih dokter yang sedang bertugas.