RSUD Aeramo Siap Jemput Pasien Gratis dalam Radius 15 Km
- Sevrin Waja
Nagekeo, VIVA NTT- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan. Rumah sakit milik pemerintah daerah itu kini hadir dengan inovasi baru yang memudahkan masyarakat.
Inovasi terbaru itu adalah layanan antar-jemput pasien secara gratis. Layanan ini menjangkau wilayah dalam radius 15 kilometer dari rumah sakit. Tujuannya satu: memudahkan warga yang kesulitan transportasi untuk berobat.
Layanan Bahagiakita
Direktris RSUD Aeramo, dr. Chandrawaty Boru Saragih, menjelaskan inovasi ini diberi nama Layanan 'Bahagiakita'. Program ini dirancang untuk mengantar pasien rawat inap pulang ke rumah setelah selesai menjalani perawatan. Layanan ini khusus bagi pasien yang tidak punya kendaraan pribadi.
Wilayah yang dicakup meliputi Aeramo, Danga, dan sekitarnya, termasuk Terminal Kota Danga. Semua tanpa biaya alias gratis.
“Tingginya kunjungan ke RSUD Aeramo membutuhkan tata kelola sirkulasi keluar-masuk pasien dengan baik. Salah satu kendala dalam penanganan sirkulasi keluar pasien adalah penundaan kepulangan pasien yang diakibatkan ketiadaan sarana transportasi, khususnya kendaraan pribadi dan akses transportasi umum bagi pasien dan keluarga,” ungkap Dokter Chandrawaty saat peluncuran inovasi Layanan 'Bahagiakita' di RSUD Aeramo, Rabu, 4 Maret 2026.
Pusat Rujukan Kesehatan
RSUD Aeramo memiliki visi menjadi pusat rujukan kesehatan. Bukan hanya untuk warga Nagekeo, tapi juga kabupaten tetangga seperti Ende, Ngada, Sikka, dan Manggarai Timur. Tingginya jumlah pasien menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit ini.
Sebelum diluncurkan secara resmi, layanan ini sudah melewati uji coba selama dua bulan. Hasilnya positif. Layanan terbukti berjalan efektif dan nyata membantu pasien yang tidak punya kendaraan pribadi. Dari hasil evaluasi itulah, program ini akhirnya siap diterapkan secara penuh.
Pelopor Nasional Layanan Kesehatan
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, turut memberikan apresiasi. Ia menyebut Layanan Bahagiakita sebagai bukti nyata komitmen RSUD Aeramo dalam melayani pasien secara humanis dan bertanggung jawab.
"Saya yakin layanan ini lahir ketika keluarga besar RSUD Aeramo menyaksikan sendiri betapa tersiksa pasien menunggu kendaraan untuk pulang," ujar Simplisius.