Pesta Babi, Negara, dan Masyarakat Adat
- Dok. Pribadi
Percayalah, di tengah krisis iklim global, kegagalan sistem ekonomi kapitalistik yang eksploitatif, dan meningkatnya polarisasi sosial, masyarakat adat menyimpan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dunia modern tentang tata kelola yang inklusif dan berakar pada nilai kemanusiaan.
Sistem seperti Awon Atatbon atau Pesta Babi mengajarkan kita bahwa akumulasi kapital di tangan segelintir orang adalah ancaman bagi kebersamaan, dan bahwa kesejahteraan sejati diukur dari seberapa meratanya distribusi kekayaan di dalam sebuah masyarakat.
Kearifan lokal di berbagai wilayah menyadarkan manusia untuk menempatkan diri sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem.
Tradisi yang diwariskan masyarakat adat soal jaga bumi, hutan larangan, dan sanksi adat bagi perusak lingkungan adalah instrumen konservasi mutakhir yang dapat menyelamatkan generasi mendatang.
Vansianus Masir merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan di Sekolah Tinggi Masyarakat Desa (STPMD) ‘APMD’ Yogyakarta.