Pastikan MBG Tepat Sasaran, BGN Buka Dasbor Validasi Data dan Hotline Pengaduan
- Dok. BGN
Jakarta, VIVA NTT– Badan Gizi Nasional (BGN) membuka akses publik atas data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dasbor validasidatapm.bgn.go.id, seiring upaya validasi ulang yang melibatkan lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga tingkat desa.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan, proses validasi dilakukan melalui rapat koordinasi bersama sejumlah wakil menteri dan dirjen dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, serta Kantor Staf Presiden (KSP).
"Validasi data penerima manfaat menjadi prioritas kami agar pelaksanaan Program MBG semakin tepat sasaran. Selain integrasi data dari berbagai walidata, kami juga melakukan verifikasi langsung dari tingkat bawah untuk memastikan data yang digunakan benar-benar akurat," ujar Sony di Jakarta, Senin (1/6).
Verifikasi lapangan dilakukan melalui koordinasi antara Koordinator SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) tingkat kecamatan dengan lurah dan kepala desa. Mekanisme ini mencakup pendataan dan pencocokan data ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK, serta santri di pondok pesantren.
BGN mendorong kepala sekolah, pengelola posyandu, lurah, kepala desa, camat, hingga kepala daerah untuk aktif mengecek data di wilayah masing-masing melalui dasbor tersebut. Warga atau pejabat yang menemukan penerima manfaat belum terdata dapat melapor melalui Koordinator SPPI Kecamatan atau hotline WhatsApp 0851-1139-4466.
Sony menjelaskan, data yang digunakan saat ini berasal dari pendataan awal periode Mei–Juli 2024, yang melibatkan Babinsa secara berjenjang hingga tingkat Kodam. Keterbatasan personel dan anggaran operasional pada masa itu membuat koordinasi formal lintas instansi belum berjalan optimal.
BGN menyatakan validasi yang sedang berjalan ditargetkan menghasilkan basis data penerima yang akurat hingga tingkat desa dan kelurahan.