FPD NTT Jakarta Gelar Pawai Budaya Tolak Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan
- Mikael Risdiyanto
Lebih dari 200 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat diaspora Nusa Tenggara Timur di Jakarta turut berpartisipasi dalam Pawai Budaya ini. Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas, sekaligus bentuk nyata dari komitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di NTT.
“Kami berharap bahwa aksi ini dapat menggugah kesadaran publik untuk tidak tinggal diam terhadap kekerasan seksual yang semakin meningkat, khususnya di NTT. Kami juga meminta agar pemerintah, aparat kepolisian, dan seluruh pihak terkait segera mengambil langkah tegas memberikan hukuman serta memberikan rasa aman bagi seluruh perempuan dan anak di NTT,” ucap Ketua Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta, Sere Aba.
Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya perubahan yang lebih baik, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersuara dan bergerak melawan kekerasan seksual di seluruh Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.