Energi di Balik Kristal Garam Tonggurambang

Syarifuddin Baso Imam (51) petani garam Tonggurambang
Sumber :
  • Sevrin Waja

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, SPBU Mbay setiap bulan menyalurkan sekitar 200 hingga 250 ton solar. Sementara kebutuhan Pertalite berada pada kisaran 300 hingga 400 ton per bulan.

img_title Korban Gempa Meninggal Dunia, Keluarga Kecewa Pejabat Pemkab Nagekeo Tak Kunjung Datang

Lorens memastikan ketersediaan BBM masih mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk nelayan dan pelaku usaha tambak. “Untuk saat ini ketersediaan BBM dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, nelayan, maupun pelaku usaha tambak,” katanya.

Jika dibandingkan dengan kebutuhan petani garam yang mencapai sekitar 130 hingga 260 liter per hari selama musim produksi, volume distribusi BBM melalui SPBU Mbay menunjukkan bahwa kebutuhan energi sektor garam merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang turut bergantung pada kelancaran rantai pasok energi di daerah.

img_title Dua Legislator Demokrat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Nagekeo

Kelancaran pasokan BBM ke wilayah pesisir menunjukkan bahwa produksi garam rakyat tidak hanya bergantung pada panas matahari dan kerja petani, tetapi juga pada sistem distribusi energi yang bekerja dari tingkat regional hingga nasional.

Peran Elnusa Petrofin Menjaga Pasokan Energi

img_title Tak Peduli Gempa Susulan, Warga Malah Asyik Main Rolet di Pesisir Maunori

Kelancaran distribusi BBM hingga ke SPBU Mbay menjadi mata rantai penting yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, termasuk para petani garam di Tonggurambang.

Bagi petani di pesisir Tonggurambang, armada distribusi energi mungkin tidak terlihat secara langsung. Namun, rantai pasok yang menghubungkan depot penyimpanan, armada mobil tangki, hingga SPBU menjadi bagian penting yang memastikan bahan bakar tetap tersedia saat mesin pompa harus bekerja menjaga produksi.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam rantai distribusi tersebut adalah PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Pertamina Group.

Di Kabupaten Nagekeo, pasokan BBM subsidi maupun non-subsidi didistribusikan oleh PT Elnusa Petrofin dari Depot Pertamina Ende, Kabupaten Ende.

Mobil Tanki milik PT Elnusa Pertrofin saat membongkar BBM di SPBU Mbay

Photo :
  • Sevrin Waja

Distribusi tersebut melayani kebutuhan sejumlah SPBU di wilayah Ende, Nagekeo, hingga Kabupaten Ngada. Perjalanan distribusi ditempuh sekitar 2 hingga 4 jam melalui jalur darat.

Dengan jarak tempuh sekitar 80 kilometer menuju Nagekeo, penyaluran BBM sejauh ini berlangsung lancar dan mampu mendukung ketersediaan energi bagi masyarakat serta sektor-sektor produktif, termasuk pertanian, perikanan, dan usaha tambak garam.

Halaman Selanjutnya
img_title