Program Bantuan Pasang Baru Listrik Jangkau 140 KK di Sumba Barat Daya

Program bantuan pasang baru listrik jangkau 140 KK di Sumba Barat Daya
Sumber :
  • Ist

Sumba Barat Daya, VIVA NTT— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 140 kepala keluarga kurang mampu di Kabupaten Sumba Barat Daya untuk tahun anggaran 2025. Program ini dibiayai APBD Provinsi NTT dengan nilai sekitar Rp1,7 juta per sambungan, mencakup pengadaan hingga pemasangan meteran listrik 450 VA.

img_title Kena Efisiensi di Awal, Enam Perangkat Daerah Manggarai Justru Kebagian Tambahan Anggaran Mencolok

Setiap penerima manfaat mendapat instalasi listrik rumah berupa tiga titik lampu dan satu kotak kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN, serta token listrik perdana  seluruhnya gratis. Sasaran program adalah keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, dengan prioritas wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BPBL merupakan hasil sinergi Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi NTT, dan PLN. Salah satu penerima manfaat, Anastasia Djangga Dewa, warga Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, mengajukan permohonan melalui Platform MeJa Rakyat (Melki-Johni Melayani Masyarakat) pada Desember tahun lalu. Setelah melalui survei lapangan dan dinyatakan memenuhi syarat, rumahnya kini teraliri listrik.

img_title Kunjungan Kerja Banggar DPR RI ke Labuan Bajo, Gubernur NTT Tekankan Penguatan Fiskal, Hilirisasi, dan Otonomi Kewenanga

"Waktu itu saya membuat pengaduan ke MeJa Rakyat. Puji Tuhan, responsnya sangat cepat. Setelah itu memang dilakukan survei lapangan, dan hasilnya kami dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima bantuan," kata Paulus Bili, anggota keluarga Anastasia, yang mengajukan pengaduan tersebut. Ia menambahkan bahwa listrik kini memudahkan anak-anak belajar di malam hari dan menunjang kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Rabu (1/7/2026), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan langsung program ini di kediaman Anastasia. "Ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita ingin memastikan semakin banyak keluarga di NTT yang bisa menikmati listrik karena listrik bukan lagi kebutuhan sekunder, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya, seraya berharap bantuan ini mendukung pendidikan anak dan kesejahteraan keluarga penerima.

img_title Gubernur Melki: Hutan Adat Harus Jadi Sumber Ekonomi Warga

Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alpawan Rangga Kaka, mengapresiasi langkah tersebut di tengah keterbatasan anggaran daerah. "Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang tetap berupaya menghadirkan pelayanan kepada masyarakat meskipun kondisi anggaran masih terbatas. Bantuan listrik ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan semoga dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title