Gerakan GAMAS Ajak Ayah Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Bupati Agas Andreas, terlibat langsung dalam pelaksanaan GAMAS dengan mengantar kedua cucunya ke SDK St. Eduardus Borong
Sumber :
  • Ist

Manggarai Timur, VIVA NTT–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menggelar program Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah (GAMAS) pada Senin, 13 Juli 2026, bertepatan dengan hari pertama tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

img_title BGN Terus Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Manggarai Timur

Program yang dimotori Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) ini mengajak para ayah meluangkan waktu mengantar anak-anak mereka ke sekolah.

Pelaksanaan GAMAS mengacu pada Surat Edaran Bupati Manggarai Timur tertanggal 10 Juli 2026, yang merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nomor 17 Tahun 2026.

img_title Mendagri Tito Karnavian Janjikan Bantuan Rumah Rusak Korban Gempa Manggarai Timur, 19.330 Warga Mengungsi, 25 Meninggal

GAMAS untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga

Kepala Dinas P2KBP3A Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, menjelaskan bahwa GAMAS merupakan program strategis untuk mendukung penguatan ketahanan keluarga.

img_title Dampak Gempa Flores di Manggarai Timur: 25 Orang Meninggal, 19.330 Warga Mengungsi

"GAMAS merupakan sebuah inisiasi yang mendorong orang tua, terutama ayah, untuk meluangkan waktu mengantarkan anak mereka pada hari pertama masuk sekolah. GAMAS bertujuan membangun kedekatan emosional (bonding) antara anak dan orang tua, khususnya ayah," ungkap Pranata.

Ia menambahkan, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah menjadi momentum penting sekaligus suntikan semangat bagi anak dalam memulai fase baru kehidupannya.

"Kami memahami bahwa kehadiran seorang ayah pada momen penting seperti hari pertama sekolah memberikan rasa aman yang luar biasa bagi anak. Ini adalah waktu terbaik bagi ayah untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap fase baru dalam hidup sang anak, sehingga anak merasa dihargai dan dicintai," jelasnya.

Kehadiran Ayah Turunkan Kecemasan Anak

Pranata menuturkan, anak-anak kerap merasa cemas dan takut ketika memasuki lingkungan baru. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, dinilai penting agar anak merasa lebih kuat menghadapi suasana tersebut.

"Memasuki lingkungan baru sering kali membuat anak merasa cemas atau takut. Menatap wajah ayah yang tersenyum dan menggandeng tangannya hingga gerbang sekolah dapat menurunkan tingkat stres anak secara signifikan, memberikan mereka keberanian untuk menghadapi lingkungan baru," tuturnya.

Dobrak Stereotip, Cegah Fatherless

Halaman Selanjutnya
img_title