Dua Kursi, Satu Meja, 300 Harapan
- Dok. PMKRI
Seminari JP2 Labuan Bajo sudah 15 tahun membuka pintu asrama.
IFTK Ledalero sudah 7 tahun membuka jurusan baru.
Tugas kita kawal sampai palu itu diketuk di Jakarta, di New York, di Jenewa.
Semoga akan ada wanita-wanita global ke depannya!, Dari Wamena, dari Lembor, dari kampung pedalaman, dari Ambon.
Sampai suatu hari, dia berdiri di podium PBB dan berkata:
“Saya dididik di asrama yang sama dengan saudara laki-laki saya. Saya kuliah di IFTK karena jurusan Teknologi Kreatif dibuka untuk siapa pun yang mau belajar. Hari ini saya di sini bukan untuk minta dikasihani. Saya di sini untuk memimpin. Untuk tanah saya. Untuk Indonesia.”
Hari itu, meja yang dulu memisahkan, kini menyatukan.
Hari itu, kerinduan kita lunas.
"Untukmu, Indonesia.
Dari Perempuan Timur."
Pro Ecclesia et Patria