Warga Nagesepadhi Urunan Bangun Bak Air akibat Krisis Air
- Sevrin
Pembangunan bak captering di mata air Lokalobo tersebut baru dimulai Selasa 22 Maret 2025.
Masyarakat setempat mengundang Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada untuk meletakan batu pertama disaksikan Camat Boawae Vitalis Bay, Ketua Suku Dhuge Doa selaku pemilik ulayat lokasi mata air dan tokoh masyarakat.
Menagih janji pemerintah
Terpisah, anggota DPRD Nagekeo asal Kecamatan Boawae Walterius Meka juga meminta agar Pemerintah harus bisa melihat upaya warga mengeluarkan biaya sendiri untuk pembangunan infrastruktur air bersih ini menjadi suatu hal yang mestinya direspon dengan cepat terutama intervensi alokasi anggaran susulan.
"Ketika masyarakat sudah patungan mengeluarkan uang pribadi itu artinya masyarakat butuh, ini sesuatu yang tidak bisa ditunda. Kita berharap ada tindak tindak lanjut dari Pemerintah atau minimal solusi alternatif yang diambil sesegera mungkin" ungkap Walter.
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, janji politik bupati dan wakil bupati sebelumnya yang menyebutkan infrastruktur dasar jalan, air, listrik harus bisa dibuktikan dengan dengan keberpihakan anggaran. Efisiensi anggaran jangan menjadi alasan bahwa kebutuhan layanan dasar masyarakat menjadi tidak bisa terealisasi.
"Rasionalisasi kemarin kan hanya di infrastruktur jalan, kita berharap pemerintah harus tuntaskan fokus persoalan air bersih, karena masalah air bersih ini hampir merata di setiap wilayah di Nagekeo" ujar Walter.