Proyek Mangkrak RKB SDI Rewung: Warga Dorong APH Periksa Kontraktor dan PPK!

Proyek RKB SDI Rewung di Lamba Leda Timur terbengkalai
Sumber :
  • Engkos Pahing

Manggarai Timur, NTT ViVa– Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDI Rewung di Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sorotan karena ditinggalkan dan tidak selesai. Dua ruang kelas yang seharusnya dibangun tersebut kini mangkrak.

Proyek RKB SDI Rewung Mangkrak, Kontraktor dan Pemerintah Beda Pendapat

Menurut informasi yang dikumpulkan, proyek RKB ini menggunakan dana sebesar Rp400 juta. Namun, proyek tersebut belum juga selesai, meskipun kontrak pelaksanaan sudah berakhir pada akhir tahun 2024.

Kontraktor pelaksana belum menyelesaikan proyek ini, sehingga pembangunan RKB tersebut masih terbengkalai.

Fasilitas Miliaran Rupiah Rusak dan Tak Terpakai, Terminal Kembur Jadi Proyek Gagal

Seorang warga setempat, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya atas keterlambatan penyelesaian proyek Ruang Kelas Baru (RKB) yang seharusnya menjadi sarana pendidikan yang penting bagi anak-anak mereka.

Warga tersebut menduga bahwa ada kemungkinan penggunaan anggaran yang tidak tepat dalam pengelolaan dana untuk proyek tersebut.

Kejari Diminta PPK dan Pengguna Anggaran Awal Proyek AMB Rana Masak Harus Diperiksa

"Pembangunan ini sudah lama terhenti. Kami butuh ruang kelas ini, tetapi tak ada kejelasan. Apakah anggarannya habis, atau ada pihak yang bermain? Kami menuntut transparansi dan tanggung jawab dari pihak terkait," ujarnya kepada media ini pada, Jumat, 21 Maret 2025.

Menurut warga tersebut, kontraktor yang melaksanakan proyek Ruang Kelas Baru (RKB) adalah Tony Cundawan, yang berasal dari Reo, Kabupaten Manggarai.

Halaman Selanjutnya
img_title