Kegiatan Penambangan Ilegal CV Langga Putra Di Sungai Wae Bobo Picu Kerusakan Ekosistem

Pengerukan Batu
Sumber :

NTT VIVA PT Langga Putra, melakukan kegiatan ilegal dengan menggali dan menjual batuan dari Sungai Wae Bobo tanpa izin yang sah. Aktivitas ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat dan lingkungan sekitar karena dapat menyebabkan kerusakan ekologis yang serius.

CV Langga Putra Jual Batu dan Pasir di Sungai Wae Bobo Tanpa Izin, Pemda dan APH Membisu

Menurut sejumlah saksi mata, CV Langga Putra mulai melakukan kegiatan penambangan batu di sungai tersebut sejak beberapa hari terakhir. Mereka diduga menggali batuan besar dari dasar sungai dan mengangkutnya menggunakan kendaraan berat, lalu menjualnya untuk kepentingan pembangunan dan konstruksi. Proses penggalian ini dilakukan tanpa memperhatikan dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan, seperti erosi tanah dan kerusakan habitat ikan.

Warga setempat mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai keberlanjutan kehidupan di sekitar sungai yang kini mulai terlihat berkurangnya kualitas air dan ketidakstabilan ekosistem. "Sungai ini adalah sumber kehidupan kami, terutama untuk pertanian dan kebutuhan sehari-hari. Sekarang airnya keruh, dan ikan-ikan pun semakin sulit didapat," ujar Nal salah seorang warga, saat diwawancarai NTT Viva.co.id, Selasa (25/3/25).

Festival Pantai Ligota 2025, Pemkab Manggarai Timur Fokuskan Pengembangan Wisata dan Ekonomi Kreatif

Kegiatan penambangan tanpa izin ini tidak hanya melanggar peraturan terkait perlindungan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak pada keberlanjutan sumber daya alam di daerah tersebut. Pemerintah Manggarai Timur diminta untuk terus memantau dan melaporkan aktivitas ilegal yang dapat merusak lingkungan di wilayah mereka.

Sementara itu, sejumlah organisasi lingkungan hidup juga mengimbau agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas terhadap CV Langga Putra dan perusahaan-perusahaan lain yang tidak mematuhi aturan lingkungan yang berlaku.

Fasilitas Miliaran Rupiah Rusak dan Tak Terpakai, Terminal Kembur Jadi Proyek Gagal

Kedepannya, diharapkan ada solusi yang lebih berkelanjutan untuk memanfaatkan sumber daya alam tanpa merusak ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat.