Pemkab Nagekeo Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi

Ilustrasi cuaca buruk photo: Antara
Sumber :
  • Sevrin Waja

Nagekeo, NTTVIVA- Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau seluruh masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam sepekan terakhir.

img_title Penyintas Gempa Menanti Bantuan, Pemda Nagekeo Dinilai 'Lelet'

Kepala BPBD Kabupaten Nagekeo Remigius Jago menjelaskan, himbauan tersebut disampaikan Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo dalam surat resmi Nomor: 300.2/BPBD-NGK/5/1/2026 tertanggal 23 Januari 2026, yang ditujukan kepada seluruh camat se-Kabupaten Nagekeo.

"Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang berpotensi menimbulkan bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di sejumlah wilayah Kabupaten Nagekeo" ujar Remigius, Jumat 23 Januari 2026.

img_title Kepemimpinan Dominggus Biu Dore Antarkan Desa Aeramo Raih Jamsostek Award Tingkat Provinsi

Surat itu merupakan tindak lanjut dari Surat Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor BU.300.2.3/01/BPBD/2026 tanggal 20 Januari 2026 tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, serta siaran pers potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang.

"Para Camat untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, longsor, dan angin kencang di wilayah masing-masing" ungkapnya.

img_title Garam Nagekeo Tembus Kemurnian 98 Persen, Target Produksi 20 Ribu Ton

Adapun dalam surat himbauan tersebut terdapat empat poin utama di mana isinya berkaitan dengan kesiapsiagaan yang harus segera ditindaklanjuti diantaranya:

Pertama, Camat diminta menggerakkan aparat desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama untuk menyampaikan informasi terkait potensi cuaca ekstrem kepada warga. 

Selain itu, rumah ibadah, gedung sekolah, dan fasilitas umum dioptimalkan sebagai pusat informasi sekaligus lokasi evakuasi apabila terjadi keadaan darurat bencana.

Kedua, seluruh warga diimbau untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, khususnya pepohonan di dekat rumah maupun di sepanjang jalan yang berpotensi tumbang. Masyarakat juga diminta melakukan pembersihan bahu jalan serta saluran air atau drainase di wilayah desa dan kelurahan masing-masing.

Ketiga, masyarakat dianjurkan menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi kebutuhan mendesak untuk digunakan saat terjadi keadaan darurat. Informasi mengenai isi Tas Siaga bencana dapat diakses melalui berbagai sumber resmi.

Keempat, setiap potensi ancaman maupun kejadian bencana diminta untuk segera dilaporkan kepada Kepala Desa atau Lurah, Camat, serta Bupati Nagekeo melalui BPBD Kabupaten Nagekeo guna penanganan cepat dan terkoordinasi.

Halaman Selanjutnya
img_title