Diskusi Nobar "Pesta Babi" di Matim: 130 Titik Tambang dan 21 Proyek Panas Bumi Ancam Masyarakat Adat NTT
- Rosis Adir
Menutup sesi diskusi, Herson mengajak masyarakat Flores, khususnya Manggarai Timur, untuk membaca relevansi persoalan itu dengan kondisi lokal mereka.
Ia menyinggung keputusan pemerintah menetapkan Flores sebagai pulau panas bumi sejak 2017 tanpa melibatkan masyarakat lokal.
"Ada 21 titik panas bumi, termasuk di Manggarai Timur seperti Rana Masak dan Rana Kulan. Apakah penentuan titik itu melibatkan masyarakat? Tentu tidak," katanya.
Ia juga menyoroti aktivitas pertambangan di Manggarai Timur yang dinilai minim partisipasi publik. Berdasarkan data Dinas ESDM NTT pada 2023, terdapat lima IUP resmi di daerah itu, meski aktivis menyebut praktik tambang ilegal juga masih marak.
"Pemerintah di Jakarta melihat daerah ini seperti tanah kosong," kata Herson.
Menurut Herson, perlawanan dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari kerja jurnalistik hingga advokasi komunitas melalui Aliansi Masyarakat Adat Nusantara.
"Jurnalis melawan dengan menulis. Kami dengan cara kami sendiri."
Ia mengajak masyarakat untuk mulai mengonsolidasikan gerakan menjaga ruang hidup di Flores.
"Kalau bisa kita sama-sama sepakat menjaga keutuhan ekologi di Flores, khususnya Manggarai Timur," katanya.