Program MBG Diluncurkan di SDI Peot Matim, Layani Kelompok 3B

Program MBG diluncurkan di SDI Peot Matim, layani kelompok 3B
Sumber :
  • Rosis Adir

Manggarai Timur, VIVA NTT–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Manggarai Timur resmi diluncurkan di SDI Peot, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong pada Selasa pagi, 2 Juni 2026.

img_title SPPG Manggarai Salurkan Makanan Siap Saji dan Trauma Healing bagi Korban Gempa di Dusun Lemarang

Peluncuran program tersebut dihadiri Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, Ketua Bhayangkari Kabupaten Manggarai Timur, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Manggarai Timur, Damianus Devister Ramang, perwakilan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Camat Borong, Lurah Satar Peot, Lurah Rana Loba, para guru, siswa, serta perwakilan kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B).

Kepala SDI Peot, Veronika Ling, mengatakan sekolah yang dipimpinnya merasa terhormat dipercaya menjadi lokasi peluncuran perdana program MBG yang dikelola SPPG Polres Manggarai Timur.

img_title Sepiring Nasi Dela, Ikhtiar Bunda Menjaga Gizi Anak di Tenda Darurat

Menurut dia, program tersebut menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak melalui pemenuhan gizi yang baik.

“Peserta didik yang sehat akan memiliki semangat belajar yang lebih baik, kemampuan berpikir yang lebih optimal, dan peluang yang lebih besar untuk meraih prestasi,” kata Veronika dalam sambutannya.

img_title SPPG Manggarai Bantu Korban Gempa

Ia berharap program tersebut memberi manfaat nyata bagi peserta didik sekaligus mendukung upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Veronika juga mengajak orang tua, warga sekolah, dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program tersebut agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Wilayah BGN Manggarai Timur, Damianus Devister Ramang, mengapresiasi Polres Manggarai Timur melalui Yayasan Kemala Bhayangkari yang membangun dan mengoperasikan SPPG di wilayah tersebut.

Menurut Damianus, SPPG Polres Manggarai Timur menjadi dapur MBG keenam yang beroperasi di kabupaten itu. Dalam waktu dekat, satu dapur lainnya di Waling, Kecamatan Borong, juga akan mulai beroperasi.

“Keberlangsungan program MBG di Manggarai Timur selama lebih dari satu tahun ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, enam SPPG yang telah beroperasi kini menyerap sekitar 300 tenaga kerja lokal. Sementara jumlah peserta didik yang menerima manfaat telah mencapai 11.739 orang.

Selain itu, terdapat 887 penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang sebagian besar berada di Kecamatan Borong dan Rana Mese.

Halaman Selanjutnya
img_title