Energi di Balik Kristal Garam Tonggurambang
- Sevrin Waja
Nagekeo, NTTVIVA-— Matahari siang membakar hamparan tambak garam tradisional di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kilau air di atas barisan lembaran geomembran hitam pekat memantul tajam menyilaukan mata.
Di bawah terik mentari yang menyengat kulit, Muhamad Nur (66) membungkuk di atas tanggul. Ia menarik tali starter, lalu menghidupkan mesin pompa untuk mengalirkan air laut dari kolam penampungan ke petak-petak kristalisasi.
“Kalau pas panas begini, air cepat berkurang. Jadi pompa harus jalan terus supaya air di bungker penampung tetap ada,” ujar Muhamad Nur saat ditemui NTTVIVA, Sabtu, 30 Mei 2026.
Mesin pompa berbahan bakar bensin menjadi andalan petani untuk mengalirkan air laut dari kolam penampungan menuju petak penguapan hingga meja kristalisasi. Bagi Muhamad Nur, ketersediaan bahan bakar sama pentingnya dengan panas matahari.
Tanpa pasokan energi yang cukup, aliran air terhambat dan produksi garam ikut terganggu, terutama saat cuaca cerah ketika pompa harus bekerja lebih lama menjaga volume air di tambak.
Muhammad Nur (69) saat menghidupkan mesin pompa air
- Sevrin Waja
“Makanya saya kalau untuk bensin stok banyak memang. Jadi saat air berkurang, langsung hidupkan mesin. Soalnya dulu pernah, pas bensin langka, pekerjaan semua terhambat,” ujar ayah enam anak tersebut.
Di Desa Tonggurambang, kisah Muhamad Nur bukan satu-satunya. Ratusan petani garam lainnya juga bergantung pada mesin pompa yang bekerja setiap hari menjaga aliran air laut ke petak-petak produksi. Saat cuaca panas ideal, proses kristalisasi berlangsung cepat dan petani dapat memanen garam hanya dalam hitungan hari.
“Air dari kolam penampung dialirkan ke bungker selama beberapa hari, lalu diteruskan ke meja kristal hingga siap menjadi garam. Cepat atau lambatnya panen sangat bergantung pada cuaca. Kalau panasnya ideal, biasanya tiga sampai empat hari sudah bisa panen,” jelas Syarifuddin Baso Imam (51), petani garam setempat.
Kontribusi dari Pesisir Tonggurambang
Dari hamparan tambak di pesisir Tonggurambang, garam yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal. Komoditas ini menjadi bagian dari rantai pasok yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan garam nasional.