Drainase Tersumbat, Labuan Bajo Banjir Lagi!

Jalan Pantai Pede Labuan Bajo tergenang banjir
Sumber :
  • Alfons Abun

Labuan Bajo, VIVA –Hujan deras yang mengguyur Kota Labuan Bajo Rabu pagi, 12 Februari 2025 membuat sejumlah ruas jalan tergenang air, salah satunya yang berdampak yakni Jalan Gorontalo, Pantai Pede.

img_title Mawatu Labuan Bajo Dibuka, Kawasan 12 Hektare di Batu Cermin Disebut “Pusat Kota Baru”

Banjir selutut orang dewasa yang menggenangi jalan membuat arus lalu lintas terganggu. Tidak sedikit pemotor menggunakan trotoar untuk menghindari banjir. Sementara pengendara yang nekat menerobos banjir terperosok di pembatas trotoar.

Dipicu drainase tersumbat

img_title Cakatinding Dipanggil Pulang, dari Ladang ke Pariwisata

Menurut warga, ruas jalan Pantai Pede itu menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur kota Labuan Bajo akibat sejumlah titik drainase tersumbat.

"Tadi pagi saya lewat di situ saya jatuh, ban depan motor saya masuk sebuah lubang di bagian pembatas antara jalan dan trotoar, untung ada orang yang menolong saya untuk menarik motor yang saya kendarai," ujar Erwin salah satu pengendara yang sementara melintas di jalur tersebut.

img_title Kapal Wisata KM Yukai Tenggelam Tabrak Karang di Labuan Bajo, 13 Turis Selamat

Pemotor menerobos trotoar menghindari banjir Pantai Pede

Photo :
  • Alfons Abun

Menurutnya Erwin, andesit trotoar di jalan itu sudah mulai rusak karena sering di lewati pengendara motor yang mimilih jalan di atas trotoar.

"Andesit bagunan trotoar sudah rusak parah karena banyak motor memilih lewat di situ," sebutnya. Ruas jalan Pantai Pede merupakan jalan menuju kawasa wisata Golo Mori.

Jalur itu juga merupakan poros menuju hotel-hotel berbintang di Desa Gorontalo. Sebelumnya, pada 20 Januari 2025, hujan lebat mengguyur Labuan Bajo selama kurang lebih tiga jam, mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Warga setempat pun merasakan dampak yang cukup serius. Beberapa daerah yang terdampak antara lain Cowang Ndereng (Desa Watu Cermi), Jalan Lamtoro menuju Bandara Internasional Komodo, Kampung Ujung yang menjadi pusat keramaian, Kampung Tengah, Kampung Air (Kelurahan Labuan Bajo), serta sepanjang Jalan Pantai Pede (Desa Gorontalo) dan beberapa ruas jalan lainnya.