Oriza Sativa Primajaya Sebut BrantasTic Selaras dengan Program Wali Kota, OPD Jangan Ragu
- Mikael Risdiyanto
“Pada intinya melalui mereka kita bisa dibantu mendapat bantuan untuk mendapatkan sponsor untuk ajang BrantasTic. Nilainya pun tidak terlalu besar kisaran 500 ribu hingga 2,5 juta setengah. Selain itu kita ingin pihak sponsor tidak merasa terbebani namun justru mendorong terjadinya simbiosis mutualis, artinya bisa even itu bisa jadi ajang promosi pihak sponsor,” tandasnya.
Eksisnya kembali BrantasTic di Taman Brantas, menuntut Oriza Sativa Primajaya bersama timnya menata kembali talent supaya tidak kekurangan lagi.
"Akhirnya orang melihat ajang BrantasTic menjadi tempat jujugan, dan mendapat respon positif dari khalayak di medsos yang menanyakan kapan digelar kembali. Respon masyarakat ini saya sampaikan di Pemkot untuk bahan audiensi, salah satunya ke Wakil Wali Kota yakni Gus Qowim dan diapresiasi,” ungkapnya.
Lebih jauh lagi, persoalan BrantasTic ini, Oriza mengaku pernah mendiskusikannya dengan Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H.,S.I.K.,M.H selaku Pembina.
“Saat itu memang saya pernah bercerita tentang minimnya anggaran, dan beliaunya kaget dengan anggaran kecil bisa menyelenggarakan acara sebesar itu.”
“Pada prinsipnya kedepan beliau memberi lampu hijau bila seminggu sebelum ajang BrantasTic belum mendapat sponsorship beliau akan bantu, dan kapan hari disupport umbul-umbul, konsumsi dan operasional BratasTic,” cetusnya.
Melalui media ini Ketua BrantasTic berharap, “Karena kegiatan ini bersinggungan dengan Pemerintah Kota Kediri kita mengharapkan support dalam bentuk apapun, karena talent butuh jenjang karir. Selain itu kita ingin industri kreatif di Kota Kediri bertumbuh dengan sangat baik dari sebelumnya karena di BrantasTic ini ajang bagi tempat penggiat seni berkumpul.”