Operasi SAR Tenggelamnya Kapal Motor di TTU Temukan Jasad Ayah dan Anak: Korban Meninggal Berjumlah 5 Orang
- Dok. Polisi
Peralatan utama yang digunakan dalam operasi ini meliputi Kapal Rescue Dimex, perahu karet, peralatan SAR laut lengkap, beberapa unit perahu nelayan, alat komunikasi, serta peralatan medis. “Mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan di perairan sekitar serta menghindari aktivitas di daerah yang berpotensi berbahaya,” tutup Mexianus Bekabel.
Tim gabungan evakuasi jasad mantan Bupati TTU Ray Fernandes
- Polri
Kronologi
Perahu Motor jenis lampara yang tenggelam di perairan Oebubun, Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten TTU membawa rombongan pemancing. Diberitakan sebelumnya, kapal nahas tersebut mengangkut 8 orang termasuk mantan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes yang jasadnya ditemukan pada pencarian hari pertama.
Menurut Ipda Marcus, perahu lampara tersebut bergerak dari dermaga pantai Wini pada Rabu, 26 Maret 2025 petang. Pada Kamis dini hari (27/3), Polsek Insana Utara dan Call Center 110 Polres TTU menerima laporan perahu lampara tersebut tenggelam.
Berdasarkan keterangan dari korban selamat bernama Kasmir Koa, bahwa pada saat itu sedang terjadi hujan disertai angin kencang sehingga mereka bersepakat untuk pulang kembali ke Wini namun perahu tersebut sudah dimasuki air dari arah belakang bagian mesin sehingga langsung tenggelam dalam perjalanan pulang.
“Kejadian tersebut terjadi karena perahu sudah di penuhi oleh air yang masuk dari belakang perahu dan memenuhi lambung kapal dan sebelum ada kesepakatan untuk kembali ke Wini pun sudah ada air yang masuk kedalam perahu dan dikuras dengan cara ditimba oleh namun karena perahu semakin oleng karena angin kencang sehingga tidak mampu untuk menguras air yang masuk ke dalam lambung belakang perahu,” jelas Kasi Humas Polres TTU, Ipda Marcus Mitang berdasarkan keterangan korban yang selamat.