Mahasiswa Paksa Anggota DPRD Nagekeo Jemur Panas
- Sevrin Waja
Nagekeo, NTT VIVA–Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi perhimpunan mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI) cabang Ende, menggelar aksi demonstrasi di Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa 18 November 2025. Sedikitnya ada tiga titik lokasi yang didatangi mahasiswa diantaranya Polres Nagekeo, Kantor Bupati dan Kantor DPRD.
Usai menggelar orasi Polres Nagekeo, mereka bergerak menuju kantor Bupati akan tetapi tidak sempat bertemu dengan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus maupun Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada. Rombongan masa aksi akhirnya bergerak menuju kantor DPRD Nagekeo yang beralamat di jalan Soeharto, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa.
Tiba di halaman kantor DPRD sekora pukul 12:00 WITA, masa aksi langsung berorasi di bawah terik mentari menyengat kulit dengan suhu di atas 33° Chelsius. Di Kantor DPRD masa aksi diterima oleh beberapa anggota DPRD Nagekeo diantaranya Lukas Mbulang (Perindo), Elias Cima (Perindo), Adimat Mane Tima (PAN), Odorikus Goa Owa (PKB) dan Isidorus Goa (Hanura).
Awalnya anggota dewan yang menerima mahasiswa ini berdiri rapi membentuk barisan di pelataran kantor. Namun, sejurus kemudian Daniel Tarot yang berorasi dari atas mobil pickup lantas memanggil dan memaksa anggota DPRD berdiri di panas untuk mendengar dan menyimak orasi mereka.
"Mari-mari, Bapak-Bapak Dewan yang terhormat, mari berdiri di panas, berjemur di panas supaya bisa kita sama-sama merasakan penderitaan rakyat, ayo mari kalau Bapak-Bapak tidak mau berarti tidak merakyat dan tidak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat," ujar mahasiswa asal Papua itu.
Tiga dari lima anggota DPRD Nagekeo yang tetap berdiri di bawah terik matahari merupakan mantan aktivis sebelum menjadi anggota DPR. Elias dan Odorikus merupakan alumni PMKRI cangan Ende dan Kupang. Sementara Mbulang Lukas merupakan mantan yang terlibat dalam banyak urusan advokasi yang berhubungan dengan pelanggaran hak-hak asasi manusia.
Namun, sayangnya dua anggota DPRD Nagekeo lainya yakni, Adimat Mane Tima dan Isidorus Goa bekuk diketahui rekam jejak mereka terlibat dalam sejumlah gerakan aktivitis kemanusiaan. Meski begitu keduanya sudah terlanjur ikutan berjemur. Isidorus yang merupakan mantan Frater itu terpantau harus beberapa kali menyeka keringat yang mengucur dari keningnya.